Matapendidikan.com.-Beberapa bulan setelah pandemi
merebak di Indonesia, siswa masih harus belajar dari rumah. Masing-masing
daerah memiliki ketentuan sendiri soal ini.
Untuk Jawa Barat, berdasarkan
surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat pada 29 Mei
2020,dipastikan bahwa proses Belajar Dari Rumah masih berlangsung hingga 20
Juni 2020. Walhasil, kegiatan Penilaian Akhir Tahun sudah dipastikan dilaksanakan
secara daring.
Dalam surat yang ditanda tangani
Dewi Sartika, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, isinya tak hanya
menjelaskan Standar Operasional bagi Peserta Didik, Guru, Kepala Sekolah, dan
Pengawas. Lebih dari itu, Surat Edaran tersebut mengatur juga bagaimana yang
harus dilakukan orangtua selama anak menjalankan proses Belajar Dari Rumah.

Baca juga: Wajar Jika Orang Tua Stres Anak Belajar Di Rumah, Ini Alasannya

Orangtua diharapkan membantu anak
dirumah. Bagaimana bentuk bantuannya?
Pertama, orangtua diharapkan
membantu anak dalam memahami teknis
kegiatan Belajar Dari Rumah. Program yang diberikan sekolah tentu saja
berbeda-beda. Daya tangkap anak terhadap teknis tugas juga mungkin saja
berbeda. Disini orangtua dapat membantu anak untuk memahami teknis pengerjaan
tugas yang diminta.
Kedua, orangtua diharapkan memberi kesempatan kepada anak untuk
belajar mandiri
. Artinya, meski tak terpantau guru di sekolah, tugas-tugas
yang diberikan guru dalam proses pengerjaannya sebisa mungkin dikerjakan
sendiri oleh anak. Jangan sampai, tugas tersebut malah dikerjakan oleh orangtua.
Ketiga, orangtua diharapkan memberikan motivasi bagi anak agar percaya
diri dengan hasil belajar sendiri
. Motivasi ini penting agar anak tidak
mudah menyerah ketika menjumpai tugas-tugas yang diberikan sekolah kepadanya.
Keempat, orangtua diharapkan menghargai hasil belajar yang dilakukan
anak
. Dengan penghargaan, anak akan semakin percaya diri dalam mengerjakan
tugas-tugas yang diberikan.
Kelima, orangtua diharapkan menghargai setiap apapun capaian hasil
belajar anak.
Sebagai alat ukur, wajar saja jika guru memberikan penilaian.
Ketika nilai keluar, maka orangtua diharapkan mampu menghargai berapapun
pencapaian nilai yang diraih anak.(han)**

Baca lainnya: Usia Terbaik Anak Diberikan Gadget Menurut Pendiri Google

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like