Masa pandemi ini menuntut tak sedikit penyesuaian dalam pola
pembelajaran peserta didik. Jika mungkin biasanya banyak guru yang mengandalkan
buku teks, maka pada masa pandemi yang menuntut belajar daring, penggunaan teks
menjadi tak relevan.

Sebagai benda fisik, buku teks hanya dapat dibuka oleh guru
dan murid secara langsung. Guru dan murid perlu bertemu untuk membaca dan memahami
langsung isi buku teks.

Kemendikbud telah mencoba menawarkan solusi. Kemendikbud menyiapkan
20 sumber belajar daring yang dapat di akses oleh guru dan murid untuk
dijadikan sumber belajar daring.

20 sumber belajar daring rekomendasi dari kemendikbud ini
sendiri termuat di dalam Surat Edaran nomor 15 tahun 2020 yang dikeluarkan
langsung oleh Kemendikbud pada 18 Mei 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Apa saja itu? Berikut daftarnya.

Pertama, Rumah Belajar dari Pusdatin Kemendikbud, dapat
diakses di https://belajar.kemdikbud.go.id

Kedua, TV Edukasi Kemendikbud, dapat diakses di https://tve.kemdikbud.go.id

Ketiga, Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan Seamolec
Kemendikbud, dapat diakses di https://rumahbelajar.id

Keempat, LMS Siajar oleh Seamolec, dapat diakses di https://lms.seamolec.org

Kelima, Aplikasi Daring untuk Paket A,B,C, dapat diakses di https://setara.kemdikbud.go.id

Keenam, Guru Berbagi, dapat diakses di https://guruberbagi.kemdikbud.go.id

Ketujuh, Membaca Digital, dapat diakses di https://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital/

Kedelapan, Video Pembelajaran, dapat diakses di https:video.kemdikbud.go.id

Kesembilan, Suara Edukasi Kemendikbud, dapat diakses di https://suaraedukasi.kemdikbud.go.id

Kesepuluh, Radio Edukasi Kemendikbud, dapat diakses di https://radioedukasi.kemdikbud.go.id

Kesebelas, Sahabat Keluarga (bahan ajar pengasuhan
keluarga), dapat diakses di https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Kedua belas, Ruang Guru PAUD Kemendikbud, , dapat diakses di
https://anggunpaud.kemdikbud.go.id

Ketiga belas, Buku Sekolah Elektronik, dapat diakses di ,
dapat diakses di https://bse.kemdikbud.go.id

Keempat belas, Mobile Edukasi atau bahan ajar multimedia, ,
dapat diakses di https:/m-edukasi.kemdikbud.go.id

Kelima belas, Modul Pendidikan Kesetaraan, , dapat diakses
di https://e-modul.kemdikbud.go.id

Keenam belas, sumber bahan ajar siswa sd, smp, sma, dan smk,
, dapat diakses di https://sumberbelajar.seamolec.org

Ketujuh belas, Kursus Daring untuk guru dari seamolec, ,
dapat diakses di https://mooc.seamolec.org

Kedelapan belas, tatap muka daring propgram sapa duta rumah
belajar pusdatin kemendikbud, , dapat diakses di https://pusdatin.webex.com

Kesembilan belas, kelas daring untuk siswa dan mahasiswa, ,
dapat diakses di https://e-learning.seamolec.org

Kedua puluh, buku digital open acces,, , dapat diakses di https://pustaka-digital.kemdikbud.go.id

Demikian dua puluh sumber belajar daring yang bisa guru dan
siswa manfaatkan selama pandemi, bahkan setelah pandemi. Tentu saja, pembuat
sumber-sumber belajar di atas adalah manusia. Sangat mungkin ada kekurangan
disana-sini.

Oleh karena itu, tidak salah anda juga menambahkan referensi
sumber belajar lain dari media-media daring yang lain. Anda bisa juga menggunakan alternatif sumber belajar gratis di artikel ini tentang aplikasi gratis yang bisa dijadikan sumber belajar.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like