Guru honorer menjadi salah satu pekerjaan yang berat di
negeri ini. Salah satu faktor yang memberatkannya adalah ekonomi. Gaji minim
membuatnya harus berjibaku dengan kerasnya hidup. Banyak cerita, guru honorer
menambah penghasilan dengan berbagai cara yang sebagian ceritanya membuat
miris.
Diantara faktor yang menyebabkan banyaknya guru honorer
adalah kurangnya kuota menjadi guru pns namun pada saat yang sama jumlah
sarjana pendidikan melimpah. Sebagaimana dikutip dari Jawa Pos pada tahun 2018 lalu, Lembaga Pendidikan Dan Tenaga
Kependidikan (LPTK) mengalami surplus (kelebihan) sarjana pendidikan setiap
tahunnya. Jumlah surplus tersebut sebanyak 200.000 sarjana.
Sementara itu, kuota CPNS juga tak begitu besar. Pada
penerimaan CPNS 2019 yang prosesnya terhambat karena pandemi ini, kuota untuk guru
hanya diangka 63.324 formasi. Sangat jauh perbandingannya dengan angka surplus
yang jika dijumlahkan dari tahun ke tahun bisa mencapai jutaan.
Walhasil, tak heran jika publik sering disuguhkan dengan potret-potret
kehidupan yang memicu simpati tentang guru honorer. Meski ada daerah yang sudah
sanggup menggaji guru honorer dengan upah yang layak, tapi masih banyak juga
daerah yang belum sanggup melakukannya.

Baca juga: Guru Punya Pekerjaan Sampingan, Bolehkah?

Apa yang terjadi di dunia pendidikan berbanding terbalik
dengan dunia teknik. Sebagaimana lansir Tempo
pada (3/6/2020), Indonesia  akan kekurangan
248.577 sarjana teknik dan 453.243 diploma teknik pada 2025.  Maklum, untuk saat ini, ketersediaan sarjana
teknik hanya berjumlah 27.721 serta diploma 5.634 orang.
Berkaca pada data di atas, tak ada salahnya guru honorer
untuk mulai berfikir kuliah lagi di jurusan teknik. ini bisa menjadi opsi
selain mengikuti Pendidikan Profesi Guru yang biayanya juga tak kalah tinggi
dengan kuliah di Jurusan Teknik. Toh, pada kenyataannya Pendidikan Profesi
Guru-pun proses mengikuti dan tunjangannya tak mudah.
Untuk diketahui, gaji lulusan teknik juga menggiurkan. Berdasarkan
data yang dihimpun alphapay.id, gaji
sarjana teknik mulai dari 4 juta hingga belasan juta meski statusnya fresh graduate. Walau tentu saja,
tantangan kerja di dunia teknik berbeda dengan didunia pendidikan.
Kuliah di jurusan teknik juga tentu memiliki tantangan
berbeda dengan jurusan pendidikan. Guru honorer dengan basis jurusan pendidikan
yang berhubungan dengan humaniora tentu akan memiliki tantangan yang sangat
berat jika memutuskan kuliah di jurusan teknik.
Tapi percayalah, tak ada yang tak mungkin. Betul kan?**

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like