7 Hal Yang Harus Disiapkan Saat belajar Dari Rumah

Dunia mengalami perubahan saat ini. Aktivitas manusia di
berbagai lini kehidupan dilakukan dengan cara yang berbeda untuk menyesuaikan
dengan kondisi zaman. Termasuk, kegiatan belajarmu yang dulu dilakukan dengan
bertemu langsung guru di sekolah, kini kamu harus melaksanakan belajar dari rumah.

Salah satu perbedaan yang mencolok antara sekolah jarak
dekat dan sekolah jarak jauh bukanlah persoalan ongkos seperti jika kamu naik
bis atau kereta api. (Memang sih, ada bis damri yang terkenal ongkosnya jauh
dekat itu sama. Itu yang semacam itu jarang.)
Perbedaan yang ingin dibahad disini adalah dari sisi
persiapannya. Apa yang kamu siapkan ketika belajar di sekolah dengan persiapan
belajar di rumah jelas berbeda. Intinya, ada yang hilang, ada yang datang. Ada yang
dulu mesti disiapkan dan sekarang tak lagi perlu, namun ada juga yang dulu
bukan sesuatu yang penting untuk dipersiapkan namun justru sekarang menjadi
kemestian.

Apa saja itu?

1. Handphone atau Smartphone

Zaman sebelum ada pandemi covid-19, banyak kisah tentang bagaimana alat ini dilarang untuk
digunakan di kelas. Bukan hanya di kelas, bahkan dibawa ke sekolah juga tidak
diperbolehkan. Alasannya, mengganggu!
Konon, benda ini berbahaya. Banyak hal bukan-bukan yang
dianggap bisa dilakukan siswa dan mengganggu pembelajaran.
Sehingga, siswa yang mestinya rajin baca buku malah baca manga. Bukannya nyimak guru malah nyimak
video yang gak senonoh. Bukannya dengerin materi malah dengerin musik. Bukannya
diskusi kelompok malah push rank.

Namun, nyatanya alat yang dianggap musuh itu kini mau tak
mau posisinya setara dengan buku, atau bahkan lebih tinggi dari buku. Ia menjadi
salah satu alat utama yang mesti disiapkan ketika belajar dari rumah.

2. Kuota

Kamu yang biasanya mengandalkan pembelian kuota yang
mayoritas isinya hanya bisa digunakan malam-malam, sekarang harus sedikit
menyesuaikan keadaan.  Kamu juga mesti
memiliki kesiapan yang memadai soal kuota pada pagi hingga sore hari, yakni
saat kegiatan sekolah berjalan.
Dengan adanya belajar dari rumah ini, kamu juga tentunya tak
bisa melulu mengandalkan hotspot dari
temanmu. Orang yang fakir kuota tentunya harus memaksakan diri untuk
meninggalkan kebiasaannya. Kecuali temanmu berbaik hati dengan sengaja datang
ke rumahmu untuk sedekah kuota.
Sebagian sekolah sebetulnya sudah menerapkan kebijakan
pembagian kuota gratis untuk siswanya, namun sebagiannya masih belum. Jika kamu
termasuk yang belum, kamu tentu tak boleh kehilangan akal. Ada banyak cara yang
bisa kamu lakukan.
Misalnya minta uang ke orangtua, minta hotspot ke tetangga, nyari kerja tambahan, atau kamu nyisihin uang
dengan cara puasa senin kamis atau puasa daud. Mantap tuh!

3. Baterai full

Selain itu, kamu juga harus menyiapkan baterai. Makanya,
perlu di charge dulu sebelum
belajarnya dimulai. Jangan  sampai karena
lupa di charge, pas waktu belajar
colokannya penuh dipakai mama kamu nyetrika. Bukan hanya itu, ini juga langkah
jaga-jaga jika sewaktu-waktu tiba-tiba mati lampu atau ada hal lain yang tak
terduga.
Jika sekolahmu dimulai pukul 8, maka sebaiknya charge dilakukan sejak pukul 5 pagi
selesai kamu solat subuh. Supaya gak gabut nunggu baterai penuh, kamu bisa
melakukan banyak hal antara pukul 5 hingga pukul 8. Mulai dari ngaji, wirid,
bantuan mamamu beres-beres, mandi, hingga makan.
Dijamin deh, tak terasa tiba-tiba bateraimu sudah penuh. Kamu
siap deh belajar secara maksimal tanpa peringatan daya baterai lemah 10%.

4. Headset

Headset ini kepentingannya bisa dua hal. Pertama, jika kamu
sedang melakukan pembelajaran lewat video. Kedua, jika kamu sedang mengerjakan
tugas.
Untuk yang pertama, keberadaannya sangat penting supaya
orang dirumahmu gak terganggu. Jangan sampai adik kamu yang sedang khusyuk nonton film maha dahsyat
bombastis semisal iklan ruang guru, jadi malah terganggu. Begitu juga dengan
mamamu yang sedang nonton film azab indosiar yang memberikan hikmah luar biasa
sehat sentausa jadi terganggu juga.
Untuk yang kedua, headset
itu penting untuk menutup telingamu supaya terhindar dari kebisingan yang
merusak konsentrasi. Ingat, sekadar dipakai ya, bukan digunakan untuk
mendengarkan musik. 
Jika kamu tak punya headset
kamu bisa pakai kapas di uwel-uwel atau
hal-hal lain yang kamu pandang efektif dan efisien untuk mengondisikan
telingamu dari kebisingan.

5. Buku untuk mencatat

Meskipun kamu belajar secara online, namun peran catatan tidak bisa dihilangkan begitu saja. Ilmu
yang kamu dapatkan, dampaknya akan berbeda jika kamu mencatatnya. Orang bijak
berkata, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.”
Ketika ilmu itu ditulis dengan tanganmu sendiri, maka akan
menghindari potensi untuk mudah dilupakan. Kalaupun tetap bisa dilupakan, tapi
tetap ilmu yang tidak dicatat sama sekali akan lebih mudah dilupakan. Jika kamu
tak percaya, silakan saja praktekan.

6. Aplikasi yang mendukung

Ditengah keterbatasan memori yang kamu miliki, sudah
seyogyanya kamu menyediakan ruang kosong untuk aplikasi-aplikasi yang dapat
menunjang kegiatan belajarmu. Apa saja itu?
Pertama, tentu saja aplikasi yang direkomendasikan gurumu. Setiap
sekolah mungkin menganjurkan aplikasi yang berbeda-beda. Nah, kamu menyesuaikan
saja. Apakah dengan google classroom,
zoom,
atau apa?
Kedua, aplikasi pengingat atau alarm. Ini untuk menggantikan
fungsi bel yang mungkin tak kamu temukan ketika belajar jarak jauh. Sebagai alternatifnya,
kamu bisa gunakan alarm di jam masuk sekolah misalnya.

7. Kesiapan mental untuk menjaga sikap

Mental juga jangan lupa untuk disiapkan. Sikap batinmu untuk
tetap menghormati gurumu meski guru itu jaraknya jauh, adalah hal yang
sebetulnya tidak mudah untuk disiapkan.
Misalnya, ketika guru bertanya di kelas onlinemu (misalnya
di whatsapp), maka kamu harus tetap
menjawabnya dan jangan abaikan ia. Begitu juga saat menyampaikan salam. Oiya, Kamu
juga tidak baik jika ketika belajar malah sambil rebahan. 

Meskipun jarak-jauh, hal-hal seperti itu harus juga
diperhatikan. Nah, untuk membuatmu bisa melakukan hal tersebut, kamu perlu
kesiapan mental yang memadai.
Nah, demikianlah 7
Hal Yang Harus Disiapkan Saat belajar Dari Rumah.
Semoga dengan persiapan
ini kamu bisa lebih efektif dalam melakukan proses belajar.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like