Musyawarah guru mata pelajaran atau disingkat menjadi MGMP,
adalah komunitas yang memiliki peran sentral dalam meningkatkan kualitas guru.
Terutama, yang berhubungan dengan bidang pelajaran yang diampunya.
Untuk itu, di level kota dan kabupaten, keberadaannya harus
diadakan. Sehingga guru-guru dari berbagai sekolah memiliki wadah untuk saling
menguatkan satu sama lain. Hal ini disadari betul oleh Kementerian, sehingga
mereka mengharuskan setiap guru tergabung dalam MGMP. Mereka terbiasa menerima surat undangan MGMP.

Apa Kegiatan MGMP?

Sesuai namanya, ada istilah musyawarah yang melabelinya. Maka,
kegiatan dari komunitas ini lebih di arahkan pada tukar pikiran. Mengingat usia,
kualitas, dan berbagai standar antar guru di setiap sekolah berbeda-beda.
Di sekolah tertentu, mungkin saja gurunya hebat dan
berpengalaman, termasuk guru berprestasi, dan sebagainya. Sementara di tempat
lain gurunya adalah guru baru yang minim kualitas. Kondisi yang tidak merata
semacam ini sesungguhnya sudah menjadi rahasia umum.
Nah, untuk itu diharapkan kegiatan MGMP adalah membuat
kualitas guru menjadi lebih merata. Tidak ada pembedaan kualitas yang begitu
timpang antar guru mata pelajaran disetiap sekolah. Hal ini sesuai dengan
cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa, dalam artian bahwa seluruh sekolah
yang ada di Indonesia bisa mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang baik
dimanapun tempatnya.
Maka, agenda MGMP dalam tataran yang lebih konkret bisa
berupa Seminar, Pelatihan, Workshop, atau sekedar sharing dan berdiskusi tukar
pikiran dengan sederhana. Setidaknya, dengan berkumpul, masing-masing guru
berpotensi terbakar semangat dan terpicu keinginan untuk belajar dan belajar
lebih baik lagi.

Surat Undangan MGMP

Sebagai bagian dari suksesi kegiatan pendidikan yang
berbasis kedinasan, maka dalam pelaksanaan kegiatan, diperlukan surat undangan
yang resmi. Undangan untuk MGMP tidak cukup dengan hanya mengabarkan lewat grup
whatsapp atau telpon biasa. Meskipun disatu
sisi itu praktis, namun dalam tataran birokratis, itu sesuatu yang tidak etis.
Untuk itu, diperlukan surat undangan resmi yang dibuat oleh
Ketua Komunitas dan sekretarisnya. Bukan hanya itu, diberi juga tanda tangan
dan stempel untuk menunjukan keasliannya lalu kemudian dikirim ke guru mata
pelajaran di setiap sekolah.
Surat undangan ini juga berfungsi sebagai dasar dari
pembuatan SPPD. Sehingga guru memiliki akomodasi yang memadai untuk dapat
berangkat ke tempat kegiatan.
Nah, berikut ini contoh surat undangan MGMP yang bisa anda
tiru.
CONTOH SURAT UNDANGAN MGMP
Demikianlah contoh surat undangan MGMP. Mudah-mudahn bermanfaat ya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like