RPP Teks Eksposisi Daring Bahasa Indonesia Kelas 10

Selepas menamatkan materi mengenai Teks Laporan
Hasil Observasi, maka selanjutnya siswa kelas 10 mesti membahas
Teks Eksposisi. Dengan kata lain, teks
ini adalah pembahasan kedua bagi siswa yang baru saja menginjak bangku SMA dan
sederajat. Sehingga setiap guru yang bertugas mesti menyiapkan
RPP Teks Eksposisi.

Sebagaimana yang Bapak dan Ibu Guru ketahui,
teks yang satu ini menuntut nalar siswa untuk bekerja. Pasalnya, teks ini
adalah jenis teks yang memancing munculnya pendapat dan argumentasi. Di dalam
argumen itu, sebagaimana kita ketahui, ada data-data dan bangunan premis yang
mesti dibangun.

Siapa yang tau, kelak siswa anda mungkin saja
ada yang menjadi seorang pakar yang berbicara untuk beraneka bidang. Mereka
menebarkan manfaatkan dengan gagasan dan deretan argumentasi yang dibangunnya.
Alangkah bahagia jika seandainya pondasi dari keterampilan tersebut didirikan
oleh anda sebagai guru bahasa Indonesia.

Nah, untuk keperluan kita bersama sebagai
sesama guru bahasa Indonesia, saya coba menyajikan 
RPP Teks Eksposisi yang saya susun berdasarkan situasi dan kondisi
dimana tempat saya mengajar. Ini adalah
RPP
Format Satu Lembar
yang di siapkan untuk pembelajaran jarak jauh dengan
mode daring.

Tentu saja mengingat kondisi masing-masing
siswa yang sangat mungkin beragam di berbagai sekolah, RPP ini tidak cocok di
tempat anda. Jika itu yang terjadi, anda boleh saja merevisinya dan
menyesuaikannya dengan pertimbangan kontekstualitas. Oke?



Baca juga: Bahan Ajar Materi Teks Eksposisi

RPP Teks
Eksposisi KD 3.3 dan 4.3 Bahasa Indonesia Daring


Tujuan
Pembelajaran

  1. Siswa mampu melakukan analisis terhadap
    struktur serta unsur kebahasaan dari teks eksposisi.
  2. Siswa mampu melakukan proses konstruksi
    terhadap teks eksposisi dengan memperhatikan isi teks eksposisi berkaitan
    dengan struktur dan unsur kebahasaannya.

Bahan dan
Media

  1. Bahan pertama adalah contoh teks eksposisi
    yang dibuat dalam media gambar micro blog,
    file pdf, atau file powepoint yang berisi tulisan dan
    disisipi gambar agar tampak menarik ketika diterima oleh siswa. Jadi bukan
    hanya teks saja.
  2. Bahan selanjutnya adalah video debat yang
    didapat dari media Youtube. Salah
    satunya bisa menggunakan tayangan acara diskusi semacam Indonesia Lawyer Club.
    Hal ini untuk memberikan gambaran bahwa fungsi teks eksposisi adalah membantu
    manusia untuk berpendapat dengan terarah dan meyakinkan sesuaui strukturnya.
  3. Bahan ketiga adalah materi yang mungkin
    disampaikan oleh guru dalam kemasan yang singkat dan padat. Pengolahan dan
    pengiriman bahan dapat menggunakan media audio seperti perekam suara, podcast, ataupun voice note whatsapp.
  4. Media whatsapp
    grup, google classroom,
    atau aplikasi sejenisnya sebagai pengganti forum kelas.

Persiapan
Pembelajaran

  1. Guru mempersiapkan kuota internet sebagai
    sarana kelancaran komunikasi berikut dengan baterai gawainya agar tidak putus
    komunikasi di tengah pertemuan daring.
  2. Guru menyiapkan bahan ajar dan media ajar
    dalam mode siap kirim. Simpan dalam satu folder yang sama untuk memudahkan
    pencarian dan pengiriman.
  3. Guru mengecek lingkungan sekitarnya.
    Memperhatikan apa yang sekiranya berpotensi mengganggu. Setelah itu, kondisikan
    agar potensi gangguan tak muncul.
  4. Guru melakukan persiapan terkait berbagai
    instruksi yang akan disampaikan kepada siswanya. Dengan bahasa yang mudah dan
    ramah untuk pemahaman siswa.

Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan

  • Guru mengucapkan salam kepada siswa. Disertai
    dengan sapaan yang memotivasi dan penuh semangat.
  • Guru melakukan pemasanan forum dengan
    melakukan tanya jawab ringan dengan siswa yang menghuni kelas daring. Hal ini
    agar siswa yang hendak belajar tidak berada dalam konisi tegang.
  • Guru mengecek kehadiran siswa dengan format
    yang telah disiapkan. Bisa dengan pesan tempel di whatsapp group, bisa melalui google
    forms,
    atau aplikasi absensi lain semisal zoho.
  • Guru mengingatkan batas waktu abensi dan
    menegakkan kedisiplinan manakala ada siswa yang melakukan absen tidak sesuai waktunya.
    Terkait hal ini, alangkah baik diberikan sanksi mendidik bagi pelanggar sebagai
    efek jera.
  • Guru memberikan informasi apabila ada siswa
    yang belum mengumpulkan tugas pada pertemuan sebelumnya. Tekankan bahwa tugas
    penting dikerjakan.
  • Guru menyampaikan sedikit ulasan terkait
    materi sebelumnya seraya menjelaskan gambaran singkat tentang materi yang akan
    dibahas dalam pertemuan ini.

2. Kegiatan
Inti

  • Guru memberikan link youtube tayangan video yang berisi tokoh tertentu yang sedang
    berargumen.
  • Setelah memastikan semua siswa menontonnya,
    guru memberi penjelasan kepada siswa bahwa Teks Eksposisi yang akan dibahas
    adalah teks yang dapat menunjang  siswa
    untuk dapat menyampaikan pendapat dan argumentasi sebagaimana tokoh-tokoh hebat
    di dalam video. Lakukan sedikit diskusi kecil tentang hal ini dengan siswa.
  • Guru mengirimkan contoh teks eksposisi yang sudah
    ada dalam format tertentu dan bukan hanya berisi tulisan namun disertai gambar.
    Hal ini diharapkan akan membuat siswa tidak malas duluan apabila melihat file
    padat yang dari ujung ke ujung isinya hanya berupa huruf, kata, kalimat, dan
    tentu paragraf.
  • Guru bertanya jawab dengan siswa terkait isi
    dari teks yang dikirimkan. Pola tanya jawab dilakukan sedemikian rupa hingga
    siswa dapat berkesimpulan bahwa teks eksposisi memiliki struktur dan unsur
    kebahasaan tertentu.
  • Pungkas kegiatan tanya jawab dengan voice note atau perekam suara yang
    menegaskan tentang strktur dan unsur kebahasaan teks eksposisi.
  • Berikan siswa beberapa pilihan isu untuk
    dipilih dan disusun menjadi kerangka teks eksposisi yang dapat dikembangkan.
    Kemudian tanyakan pendapat siswa berikut alasan dibalik pendapatnya. Misalnya, isu remaja Bucin, isu fenomena kecanduan
    game online,
    dan sebagainya. Tanyai siswa mengenai hal tersebut. Bisa
    dimulai dengan pertanyaan setuju atau tidak. Berikut dengan menugaskan mereka
    menyampaikan alasannya.
  • Berikan siswa tenggat waktu dalam pengiriman
    tugas dan ruang untuk bertanya manakala ada yang tidak mereka mengerti.

3. Kegiatan Penutup

  1. Guru memberikan kesimpulan mengenai pertemuan
    yang sudah dilaksanakan.
  2. Guru mengevaluasi secara ringkas tugas-tugas
    yang masuk. Menyampaikan inti, kesalahan umum, dan perbaikan.
  3. Guru memberikan penghargaan yang wajar bagi
    siswa yang aktif dan mengerjakan tugas dengan baik.

Penilaian

1. Pengetahuan

Indikator pengetahuan dalam kegiatan daring
dapat diukur dari konten-konten yang disampaikan siswa dalam diskusi dan hasil
pekerjaan tugasnya.

2. Sikap

Indikator sikap siswa pada kegiatan belajar
daring ini bisa dilihat dari beberapa hal. Mulai dari kehadirannya di dalam
grup, ketaaatannya terhadap kontrak belajar, penghargaannya kepada guru serta
teman-temannya yang berada di grup.

3. Keterampilan

Indikator keterampilan bisa di ambil dari cara
berkomunikasi yang dilakukan siswa di forum grup. Kesantuannya, pemilihan
diksinya, serta cara berbahasanya.

Nah, demikianlah contoh RPP Teks Eksposisi Bahasa
Indonesia. Mudah-mudahan ada manfaatnya walau pasti hanya sedikit. Untuk KD
selanjutnya akan saya susun kemudian.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like