Rangkuman atau ringkasan materi PAI kelas 8 semester 1 atau 2 mungkin Anda cari dan perlukan. Bagaimanapun, membaca dan menguasai satu buku penuh adalah hal yang berat.

Maka dari itu, ada baiknya Anda memulainya dengan memahami poin poinnya dalam ringkasan atau rangkuman materi PAI Kelas 8. Maka dari itu, kami membagikannya spesial untuk Anda.

Materi PAI Kelas 8 Semester 1 dan 2

Dalam tulisan ini, ada sekitar 11 bab yang kami rangkum. 6 bab untuk materi PAI kelas 8 semester 1 dan 5 bab sisanya untuk materi PAI kelas 8 semester 2.
Jika Anda hanya memerlukan bab tertentu saja, Anda bisa klik daftar isi ini untuk lompat ke tujuan Anda:

Rangkuman Materi Bab 1 Meyakini Kitab-kitab Allah,Mencintai Al-Qur’ān

1. Pengertian Iman Kepada Kitab-kitab Allah Swt.

Iman kepada kitab Allah berarti percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Rasul-Nya.Ajaranyang terdapat di dalam kitab tersebut disampaikan kepada umat manusiasebagai pedoman hidup agar dapat meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

2. Nama-nama Kitab Allah Swt. dan Rasul Penerimanya

  • Kitab Taurat diterima oleh Nabi Musa
  • Kitab Zabur diterima oleh Nabi Daud
  • Kitab Injil diterima oleh Nabi Isa
  • Kitab Al-Qur’an diterima oleh Nabi Muhammad

3. Kitab Allah Sebagai Petunjuk bagi Manusia

Kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada manusia melalui para utusanNya dimaksudkan agar dijadikan petunjuk oleh manusia.Karena sejatinya manusia diciptakan oleh Allah, sehinggasebagai manusia wajib untuk mengikuti pedoman-Nya.

4. Al-Qur’ān Sebagai Kitab Suci Umat Islam

Umat Islam harus menjadikan al-Qur’ān sebagai pedoman dalam kehidupansehari-hari.Hal ini adalah kewajiban mutlak yang mesti dilakukan. Seorang muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, maka hidupnya akan terarah dan selamatsampai tujuan hidup yang sebenarnya, yakni bahagia di dunia dan bahagiadi akhirat.

5. Hikmah Beriman Kepada Kitab Allah

  • Beberapa hikmah yang bisa dipetik antara lain,
  • Memberikan petunjuk kepada manusia mana yang benar dan mana yangsalah.
  • Pedoman agar manusia tidak berselisih dalam menentukan kebenaran.
  • Hati manusia menjadi lebih tenteram dan menambah ilmu pengetahuan.

Rangkuman Materi Bab 2 Lebih Dekat KepadaAllah dengan Mengamalkan Shalat Sunnah

1. Pengertian Shalat Sunnah

Shalatsunnah adalah Shalat yang dianjurkan untuk mengerjakannya. Orangyang melaksanakan Shalatsunnah mendapatkan pahala dan keutamaan dariAllah Swt. Namun, jika seseorang tidak melaksanakan Shalat sunnah, dia tidakberdosa.

2. Pembagian Shalat Sunnah

Secara umum shalat sunnah ada yang ditekankan untuk dikerjakandengan berjamaah, ada yang dikerjakan secara munfarīd (sendirian), dan ada yang bisa dikerjakan secara berjamaah atau munfarīd.

Shalat sunnah yang dikerjakan secara berjamaah antara lain:

a. Shalat Idul Fitri

b. Shalat Idul Adha

c. Shalat Kusūf (gerhana matahari)

d. Shalat Khusūf (gerhana bulan)

e. Shalat Istiqā (meminta hujan)

Adapun Shalat-Shalat Sunnah Munfarīdantara lain

a. Shalat Rawātib

b. Shalat Tahiyyatul Masjid

c. Shalat Istihārah

d. Salat Taubat

Adapun Shalat Sunnah yang bisa Berjamaah atau Munfarīd antara lain:

a. Shalat Tarawih

b. Shalat Witir

c. Shalat Dhuha

d. Shalat Tahajjud

e. Shalat Tasbih

C. Hikmah Mengerjakan Shalat Sunnah

Beberapa hikmah mengerjakan shalat sunnah antara lain adalah:

a. Disediakan jalan keluar dari segala permasalahan dan persoalannya dan senantisa akan diberikan  rezeki yang cukup oleh Allah Swt.

b. Menambah kesempurnaan Shalat fardu.Melaksanakan Shalatsunnah memberikan manfaat untuk menyempurnakanShalat fardu baik dari segi kekurangan dan kesalahan melaksanakan Shalatfardu.

c. Menghapuskan dosa, meningkatkan derajat keridhoan Allah Swt. sertamenumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt.

d. Mendatangkan keberkahan pada rumah yang sering digunakan untukShalatsunnah, hidup menjadi terasa nyaman dan tenteram.

Rangkuman Materi Bab 3 Jiwa Lebih Tenang dengan Banyak Melakukan Sujud

1. Pengertian Sujud

Sujud merupakan satu bentuk kepasrahan dan penghambaan diri kepadaAllah Swt. Hanya kepada Allah sajalah manusia itu boleh bersujud.

2. Macam Macam Sujud

a. Sujud Syukur

Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketia seseorang memperoleh kenikmatan dariAllah atau telah terhindar dari bahaya.

b. Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragudi dalam Shalat. Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca bacaan tahiyatakhir sebelum salam.

c. Sujud Tilawah

Sujud tiawah adalah sujud yang dilakukan karena membaca ayat-ayatsajdah dalam al-Qur’ān ketia Shalat maupun di luar Shalat, baik pada saatmembaca/menghafal sendiri atau pada saat mendengarkannya.

3. Hikmah Bersujud

a. Hikmah Sujud Syukur

– Memperoleh kepuasan batin berkaitan dengan anugerah yang diterimadari Allah Swt.

– Merasa dekat dengan Allah sehingga memperoleh bimbingan danhidayah-Nya.

b. Hikmah Sujud Sahwi

– Mengingatkan manusia bahwa manusia adalah tempat salah dan lupa.

– Mengajarkan manusia agar tidak berlaku sombong.

c. Hikmah Sujud Tilawah

– Dijauhkan dari godaan setan.

– Lebih menghayat bacaan dan makna al-Qur’ān yang sedang dibaca.

– Mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Rangkuman Materi Bab 4 Ibadah Puasa Membentuk Pribadi yang Bertakwa

1. Pengertian Puasa

Puasa merupakan rukun Islam yang keempat.Puasa berasal dari kata“śaumu” yang artinya menahan diri dari segala sesuatu, seperti menahanmakan, minum, nafsu, dan menahan bicara yang tidak bermanfaat.Sedangkan arti puasa menurut istilah adalah menahan diri dari segalasesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnyamatahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu.

2. Macam-macam Puasa

Puasa dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan hukum melaksanakannya, berikut pembagiannya, 

a. Puasa Wajib

  • Puasa Ramadhan
  • Puasa Nazar
  • Puasa Qadha
  • Puasa Kifarat

b. Puasa Sunnah

  • Puasa Syawal
  • Puasa Arafah
  • Puasa Senin dan Kamis
  • Puasa Daud
  • Puasa Ayyamul bidh

c. Puasa Yang Diharamkan

  • Puasa pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha
  • Puasa pada hari tasyrikyaitu tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah
  • Puasa pada hari yang diragukan (apakah sudah tanggal satu Ramadan atau belum)

3. Rukun Puasa

  • Niat untuk berpuasa
  • Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dariterbit fajar sampai terbenamnya matahari.

4. Syarat Wajib Puasa

  • Berakal
  • Baligh
  • Mampu melaksanakan puasa

5. Syarat Sah Puasa

  • Islam
  • Mumayiz
  • Suci dari darah haid dan nifas
  •  Dalam waktu yang diperbolehkan untuk berpuasa

6. Hal-hal yang membatalkan puasa

  • Makan dan minum
  • Muntah yang disengaja atau dibuat-buat.
  • Berhubungan suami istri.
  • Keluar darah haid atau nifas bagi perempuan,
  • Gila
  • Keluar cairan mani dengan sengaja.

7. Hikmah Berpuasa

  • Meningkatkan iman dan takwa dan mendorong seseorang untuk rajinbersyukur kepada Allah yang merupakan tujuan utama orang yangberpuasa.
  •  Menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama, terutama kasih sayangterhadap fakir miskin.
  •  Melatih dan mendidik kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.
  • Dapat mengendalikan hawa nafsu.
  • Meningkatkan kesehatan.

Rangkuman Materi Bab 5 Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan pada Masa Umayyah

1. Mengenal Kekhalifahan Bani Umayyah

Kekhalifahan Bani Umayyah adalah kepemimpinan Negara Islam di bawah pimpinan  Bani (keturunan) Umayyah. Daulah Umayyah mengalami dua periode, yaitu periode di Damaskusdan di Cordoba, Andalusia.

Kekhalifahan Bani Umayyah di Damaskus berdiri selama 90 tahun (40 – 132 H / 661 – 750 M).Pendirinya bernama Muawiyah bin Abi Sufyan bin Harb bin Umayyah.Masa keemasan Bani Umayyah di Damaskus adalah pada saatpemerintahan Al-Walid bin Abdul Malik dan Umar bin Abdul Aziz.

Pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia (Spanyol) berdiri selama275 tahun (756 M – 1031 M), Cordoba menjadi pusat pemerintahannya.Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terjadi pada masapemerintahan Amir yang ke-8 yakni Abdurrahman an-Nasir dan Amiryang ke-9 yakni Hakam al-Muntasir.

2. Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah, ilmu pengetahuanmengalami kemajuan yang sangat berarti, khususnya dalam bidang

  • Ilmu Kimia
  • Kedokteran
  • Sejarah.
  • Bahasa dan sastra

3. Pertumbuhan Kebudayaan

Selain ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayah juga berhasilmengembangkan bidang lainnya, yaitu :

  • Arsitektur
  • Perdagangan
  • Organisasi Militer 
  • Kerajinan

Rangkuman Materi Bab 6 Rendah Hati, Hemat, dan SederhanaMembuat Hidup Lebih Mulia

1. Rendah Hati

Rendah hati disebut juga dengan tawadu’. Pengertian tawadu’ adalahsikap diri yang tidak merasa lebih dari orang lain. Orang yang tawadu’berkeyakinan bahwa semua kelebihan yang ada dalam dirinya sematamata merupakan karunia dari Allah Swt.

Dalil Al Qur’an yang memerintahkan untuk berlaku rendah hati adalah Qur’an surat Al Furqon ayat 63 yang artinya: “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hat dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam.”

2. Hemat dan Sederhana

Hemat artinya adalah sikap berhati-hati dalam menggunakan harta.Adapun sederhana adalah sikap seseorang untuk berperilaku sesuai kebutuhan dan kemampuannya.Hemat dan sederhana akan membuat kehidupan manusia menjadilebih tenang dan tenteram.Sedangkan Berfoya-foya dan menghambur-hamburkan harta itu adalahpemborosan yang merupakan bagian dari perbuatan setan.

Dalil Al Qur’an yang memerintahkan untuk meninggalkan pemborosan dan berlaku hemat juga sederhana adalah Qur’an surat Al Isra ayat 27 yang artinya: ““Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setandan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

Rangkuman Materi Bab 7 Meneladani Kemuliaan dan Kejujuran Para Rasul Allah Swt.

1. Pengertian Iman Kepada Rasul

Pengertian iman kepada Rasul adalah menyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah mengutus para rasul-Nya untuk menyampaikanwahyu kepada umatnya.

2. Tugas Para Rasul

  • Sebagai pembawa ajaran tauhid yang benar, yakni mengesakanAllah dan meluruskan kembali ajaran tauhid yang sesat di kalangankaumnya.
  • Sebagai pembawa kabar gembira bahwa hamba-hamba Allah yangtaat kelak akan mendapatkan balasan kebaikan di surga.
  • Sebagai pemberi peringatan bahwa manusia yang ingkar, berbuatkejahatan, maksiat, dan menganiaya akan mendapatkan balasan dineraka.

3. Sifat-sifat Para Rasul

Pararasul mempunyai sifat atau kepribadian yang akan dijadikan teladanatau contoh bagi umatnya. Selain sifat wajib yang harus dimiliki olehpara rasul, juga ada sifat mustahil, dan sifat jaiz. Berikut rinciannya

a. Sifat Wajib

  • Siddiq.
  • Amanah
  • Tablig
  • Fatanah

b. Sifat Mustahil

  • Kazib 
  • Khianat
  • Kitman
  • Baladah

c. Sifat Jaiz

Sifat Jaiz para rasul ada 1 yaitu “Iradhul Basyariyah” yaitu memiliki sifat dan kebutuhan hidup sebagaimana manusia pada umumnya.

4. Jumlah Rasul

Jumlah rasul yang wajib diketahui ada 25, yaitu: Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishak, Yaqub, Yusuf, Ayyub, Syuaib, Musa, Harun, Zulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa, Yunus, Zakariya, Yahya, Isa, dan Muhammad.

5. Rasul Ulul Azmi

Ulul azmi artinya orang-orang yangmemiliki keteguhan hati dalam menghadapi dan cobaan dari Allah Swt.Ada 5 rasul yang diberi gelartersebut, yaitu: Nuh a.s., Ibrahim a.s., Musa a.As., Isaa.s., dan Muhammad saw.

6. Hikmah Beriman Kepada Rasul

Diantara hikmah yang bisa diambil dari beriman kepada Rasul adalah:

  • Meneladani sifat-sifat mulia para Nabi dan Rasul, sepert bersikapadil, jujur, kesabaran, keteguhan, dan semangatnya dalamberdakwah menegakkan ajaran-ajaran Allah Swt.
  • Selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah.
  • Selalu patuh dan taat dalam melaksanakan semua yangdiperintahkan oleh Allah dan menjauhi apa yang menjadi laranganNya.

Rangkuman Materi Bab 8 Mengonsumsi Makanan dan Minumanyang Halal dan Menjauhi yang Haram

1. Makanan Halal

a. Pengertian Makanan Halal

Makanan halal adalah makanan yang boleh dimakan menurutketentuan syariat Islam. Bagi seorang muslim, makanan yang dimakanharus memenuhi dua syarat, yaitu :

  •  Halal, artiya dibolehkan berdasarkan ketentuan syariat Islam.
  • Tayyib, artiya baik, mengandung nutrisi, bergizi, dan menyehatkan.

b. Kriteria Makanan Halal

  • Halalnya suatu makanan meliputi tiga kriteria berikut ini:
  • Halal dari segi wujudnya/zatnya.
  • Halal dari segi cara mendapatkannya.
  • Halal dalam proses pengolahannya.

c. Jenis-jenis Makanan Halal

Adapun jenis-jenis makanan halal menurut wujudnya adalah

  • Semua jenis makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan RasulNya.
  • Semua jenis makanan yang tidak kotor dan tidak menjijikkan.
  • Semua jenis makanan yang tidak mendatangkan mudharat, tidak membahayakan kesehatan tubuh, tidak merusak akal, serta tidak merusak moral dan aqidah.

2. Makanan Haram

a. Pengertian Makanan Haram

Makanan haram adalah makanan yang tidak boleh dimakan menurut ketentuan syariat Islam.

b. Jenis-jenis Makanan Haram

Adapun jenis-jenis makanan yang diharamkan untuk dimakan adalah:

  •  Semua makanan yang disebutkan dalam Q.S al-Māidah/5 : 3.
  • Semua jenis makanan yang mendatangkan mudharat terhadap kesehatan badan, jiwa, akal, moral, dan aqidah.
  • Semua jenis makanan yang kotor dan menjijikkan (khabais).
  • Makanan yang didapatkan dengan cara batil.

3. Minuman Halal

a. Pengertian Minuman Halal

Minuman halal adalah minuman yang boleh diminum menurut ketentuan syariat Islam. Semua jenis minuman yang ada di muka bumi ini pada dasarnya halal hukumnya, kecuali terdapat dalil alQur’ānatau Hadits yang menyatakankeharamannya.

b. Jenis-jenis Minuman Halal

Adapun jenis-jenis minuman yang dihalalkan untuk diminum adalah:

  • tidak memabukkan,
  • tidak mendatangkan mudharat bagi manusia, baik dari segi kesehatan badan, akal, jiwa maupun akidah,
  • tidak najis,
  • didapatkan dengan cara yang halal.

4. Minuman Haram

a. Pengertian Minuman Haram

Minuman haram adalah minuman yang tidak boleh diminum menurut ketentuan syariat Islam.

b. Jenis-jenis Minuman Haram

Adapun jenis-jenis minuman yang haram diminum antara lain

a) Semua jenis minuman yang memabukkan (khamr).

b) Minuman yang berasal dari benda najis atau benda yang terkenanajis.

c) Minuman yang didapatkan dengan cara batil (tidak halal).

5. Manfaat Mengonsumsi Makanan dan Minuman yang Halal

Manfaat mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal antara lain:

  • Mendapat ridha Allah Swt.,
  • Memiliki akhlakul karimah,
  • Terjaga kesehatannya,
  • Menumbuhkan motivasi beribadah.

6. Akibat Buruk Mengonsumsi Makanan dan Minuman yang Haram

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram akan menimbulkan

akibat buruk, antara lain:

a) Amal ibadahya tiak akan diterima dan doanya tiak akan dikabulkan oleh Allah Swt.

b) Makanan dan minuman haram bisa merusak jiwa terutama minuman keras (khamr).

c) Makan dan minuman yang haram dapat mengganggu kesehatantubuh.

d) Menghalangi mengingat Allah dan rasa malas beribadah.

Rangkuman Materi Bab 9 Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan pada Masa Abbasiyah

1. Mengenal Kekhalifahan Bani Abbasiyah

Daulah Abbasiyah didirikan oleh Abdullah Al-Saffah pada tahun132 H/ 750 M. Daulah Abbasiyah merupakan kelanjutan dari pemerintahanDaulah Umayyah yang telah hancur di Damaskus.Popularitas Daulah Abbasiyah mencapai puncaknya di zaman Khalifah Harunar-Rasyid dan puteranya Al-Ma’mun.

2. Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan

Pada masa Daulah Abbasiyah merupakan masa keemasan (The GoldenAge) bagi umat Islam.Pada masa itu Umat Islam telah mencapai puncak kejayaannya.Ilmu pengetahuan berkembang dengan sangat pesat.khususnya dalam bidang: 

– Filsafat

– Kedokteran

– Matematika

– Ilmu Falak

– Ilmu Astronomi

– Ilmu Tafsir

– Ilmu Hadits

– Fisika

– Tasawuf

– Ilmu Fiqih

– Ilmu Kalam

– Sosiologi

– Dan banyak bidang lainnya

3.Perkembangan Kebudayaan pada Masa Bani Abbasiyah

Kemajuan yang dicapai tidak hanya mencakup ilmu pengetahuan saja, tetapi juga  di semua aspek kehidupan, seperti administrasipemerintahan dengan biro-bironya, sistem organisasi militer, administrasiwilayah pemerintahan, pertanian, perdagangan, industri, Islamisasipemerintahan, arsitektur,perpustakaan dan toko buku, media tulis, seni rupa, seni musik, arsitek, dan berbagai kemajuan hebat lainnya.

Rangkuman Materi Bab 10 Hidup Sehat dengan Makanan dan Minuman yang Halal serta Bergizi

1. Pengertian Makanan dan Minuman yang Halal serta Bergizi

Islam mengajarkan kepada umatnya agar mengkonsumsi makanan dan minuman yang halalan thayyiban.Halal artiya dibolehkan agama, sedangkan thayyib artiya bergizi dan baik bagi kesehatan tubuh.

Dalil yang memerintahkan kaum muslim agar memakan makanan yang halal dan bergizi adalah Qur’an surat An-Nahl ayat 114 yang artinya “Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikanAllah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanyamenyembah kepada-Nya”.

2. Hikmah Memakan Makanan dan Minuman yang Halal serta Bergizi

  • Tubuh akan menjadi sehat
  • Semakin rajin ibadah
  • Mendapat ridhadari Allah Swt

Rangkuman Materi Bab 11 Menghindari Minuman Keras,Judi, dan Pertengkaran

1. Pengertian Minuman Keras

Minuman keras adalah segala minuman yang membuat peminumnya menjadi mabuk. Minuman ini haram hukumnya diminum oleh seorang muslim. Selain itu, islam juga melarang semua zat yang memabukkan seperti narkoba karena dapat membahayakan kesehatan.

2. Pengertian Judi

Judi adalah transaksi dua belah pihak untuk pemilikan suatu barang atau jasa yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak yang lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dengan suatu peristiwa. 

Dalam islam, judi hukumnya haram. 

3. Pengertian Pertengkaran

Pertengkaran adalah perselisihan yang terjadi antara satu pihak dengan pihak yang lain. Pertengkaran bisa berbentuk fisik maupun lisan. Mau bagaimanapun bentuknya, islam melarang pertengkaran antar sesama muslim, sebab dapat memutuskan ukhuwah silaturahmi diantara pelakunya. 

4. Dalil Haramnya Minuman Keras dan Judi

Allah berfirman dalam Qur’an surat Al-Maidah ayat 90-91 yang artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras,berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalahperbuatan keji dan termasuk perbuatan setan.Maka jauhilah (perbuatanperbuatan) itu agar kamu beruntung. (91). Dengan minuman keras dan judi itu,setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antarakamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakanShalat, maka tiakkah kamu mau berhenti”

5. Dalil Haramnya Perkelahian

Allah berfirman dalam Qur’an surat Al-Maidah ayat 32 yang artinya: “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barang siapamembunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukankarena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semuamanusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akandia telah memelihara kehidupan semua manusia.Sesungguhnya Rasul Kami telahdatang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas.Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.”

Oke, sekian saja ringkasan PAI kelas 8 dari kami. Semoga bermanfaat ya!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like