40 Soal Teks Fabel (PG & Esay) Kelas 7 SMP Kurikulum 2013, Lengkap dengan Kunci Jawaban!

Latihan dan contoh soal teks fabel mungkin dibutuhkan.

Dalam rangka mengevaluasi tingkat pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Indonesia semester genap, yaitu Teks Fabel, berikut kami sajikan kumpulan soal pilihan ganda maupun esay yang  bisa dipelajari oleh adik-adik semua, khususnya siswa kelas 7/VII SMP.

Soal Teks Fabel

Terdapat 30 contoh soal pilihan ganda dan 10 soal esay yang berkaitan dengan materi Teks Fabel pelajaran Bahasa Indonesia kelas 7/VII semester 2 (genap) yang bisa adik-adik sekalian pelajari ataupun dijadikan rujukan latihan dan soal dalam menjawab tugas dari guru.

Soal Teks Fabel Pilihan Ganda

A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D.

1. Teks narasi (cerita) yang isinya menceritakan tentang kehidupan hewan atau binatang yang seolah-olah bisa hidup dan melakukan kegiatan sebagaimana manusia merupakan definisi dari teks…

a. fantasi

b. narasi

c. eksposisi

d. fabel

2. Berikut ini yang merupakan unsur-unsur intrinsik dari sebuah teks fabel, kecuali…

a. tema

b. alur

c. amanat

d. latar belakng penulis

3. struktur teks fabel yang tepat adalah…

a. orientasi, komplikasi, resolusi, koda 

b. orientasi, komplikasi, amanat

c. orientasi, argumen pendukung, argumen tidak mendukung, simpulan

d. orientasi, komplikasi, simpulan, koda 

4. Berikut ini yang termasuk ciri dari aspek kebahasaaan teks fabel, yaitu …

a. menggunakan kata kerja imperatif

b. mengunakan kata teknis

c. menggunakan sinonim dan antonim

d. menggunakan konjungs

Simaklah teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!

Dihutan belantara hiduplah seekor Landak. Namanya landa. Jarang sekali dia bermain dengan binatang lain. Si Landak tidak mau bermain dengan binatang lain karena khawatir duri yang ada ditubuhnya akan menusuk temannya.

Setiap hari landa bermain sendiri. Mencari makan pun dia hanya berani pada malam hari disaat binatang lain tidur pulas. Hatinya sedih karena tidak mempunyai teman yang bisa di ajak berbicara dan bermain.

5. Perbaikan atas kesalahan penggunaan kata depan di pada kutipan fabel tersebut adalah ….

a. di hutan, di tubuhnya, di saat

b. di hutan, di tubuhnya, disaat

c. dihutan, di saat, di ajak

d. dihutan, disaat, di ajak

6. Perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada tokoh dalam kutipan fabel tersebut adalah ….

a. Landak, Landa

b. landak, Landa

c. Landak, landa

d. landak, landa

7. Simak kutipan teks fabel berikut!

Kelelawar yang Pengecut

Disebuah padang rumput diAfrika seekor singa sedang menyantap makanan.Tiba-tiba seekor burung elang terbang rendah dan menyambar makanan milik singa.Sang raja hutan itu sangat marah sehingga memerintahkan seluruh binatang untuk berkumpul dan menyatakan perang terhadap bangsa burung.

“Mulai sekarang segala jenis burung adalah musuh kita.Usir mereka semua,jangan disisakan!” kata sang raja hutan.Binatang setuju lain sebab mereka merasa telah diperlakukan sama oleh bangsa burung.

Kesalahan penggunaan awalan di- terdapat pada kata- kata . . . .

a. disebuah dan diAfrika

b. diperlakukan dan diAfrika

c. disisakan dan diperlakukan

d. disebuah dan diperlakukan

8. “Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

Kalimat pasif yang tepat dari pengubahan kalimat aktif tersebut adalah . . . .

a. ”Gunung itu terlukis oleh kura-kura.”

b. ”Pemandangan gunung terlukis dengan kura-kura.”

c. ”Kura-kura melukis pemandangan gunung.”

d. ”Pemandangan gunung itu dilukis oleh kura-kura.”

Perhatikan teks fabel berikut ini dengan cermat untuk menjawab soal nomor 9 –13!

Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya,  dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuan Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya,” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.

9.     Watak tokoh Belalang dalam kutipan teks fabel di atas adalah….

A.    bijaksana                                          C. keras kepala

B.    pendendam                                      D. rendah hati

10.    Latar waktu terjadinya peristiwa dalam teks cerita di atas adalah….

A.    pada pagi hari                        C. pada siang hari

B.    pada malam hari                    D.pada sore hari

11.    Kalimat yang  menyatakan keterangan tempat berikut ini adalah….

A.    Belalang melihat pohon tua yang ada di hadapannya.

B.    Belalang merapikan sarangnya setiap bangun tidur.

C.    Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua.

D.   Burung Hantu Tua melirik ke arah belalang yang tak menghiraukannya.

12.    Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel tersebut adalah….

A.    Ikutilah nasihat seorang sahabat agar tidak salah jalan.

B.    Jangan mudah terhanyut oleh sanjungan orang lain.

C.    Tak ada gunanya berbuat baik dengan orang yang keras kepala.

D.   Jangan suka menyakiti orang lain jika ingin hidup bahagia.

13.    Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan isi kutipan teks fabel di atas adalah….

A.    Belalang terhanyut oleh sanjungan Burung Hantu Tua.

B.    Akhirnya, Sang Belalang diterkam dan dimakan Si Brung Hantu Tua.

C.    Belalang mendengarkan teguran Burung Hantu Tua dengan lapang dada.

D.   Burung Hantu Tua menyanjung Belalang dengan pujian.

Simaklah kutipan fabel berikut untuk soal no. 14 dan15!

Kelinci Sang Penakluk

Di sebuah hutan hiduplah seekor singa yang ganas. Suatu hari sang singa ganas itu membuat peraturan bahwa dia tidak akan berburu binatang hutan. Sebagai gantinya harus ada binatang di sekelilingnya yang sukarela menjadi mangsanya.

Pada hari pertama setelah peraturan itu diberlakukan datanglah seekor kelinci. Sambil terengah-engah kelinci itu minta maaf kepada sang singa yang ganas itu.

“Maaf sang raja, saya datang terlambat. Ada singa lain yang tadi memburu saya,” kata si kelinci.

Kemudian, singa yang ganas itu mengangguk-anggukkan kepala dan langsung menyahut, “Mana singa yang mengejarmu? Akan kuhabisi dia sekarang juga.”

“Ya sang raja, dia ada di dalam sumur itu.”

Akhirnya, binatang-binatang itu menjadi lega. Berkat kecerdikan kelinci sang singa yang ganas itu masuk ke dalam sumur dan tidak ada lagi pemangsa di hutan itu.

14. Dari teks fabel di atas, ringkasan teks fabel yang tepat adalah…

a. Kelinci mengalahkan singa yang malas mencari mangsa, karena singa bisa ditipu kecerdikan kelinci.

b. Kelinci rela berkorban demi bintang lain tapi berkat kecerdikannya dapat mengalahkan singa

c. Singa yang tertipu oleh kecerdikan kelinci sehingga jatuh dalam jurang

d. Singa sang raja hutan yang membuat peraturan tidak mau lagi berburu dan mengharuskan binatang lain dengan suka rela menjadi mangsa, dan kelinci yang cerdik dapat mengalahkan singa

15. Manakah tema yang tidak tepat untuk teks fabel di atas?

a. Singa yang malang

b. Kecerdikan

c. Kebodohan

d. Keberanian

16. Simak kutipan teks cerita fabel berikut:

…..

Masalahnya, Jarjit terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya. Jarjit terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus, ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk. “Hm, sepertinya, aku hanya cocok untuk melakukan pekerjaan di luar ruangan. Ya, ya,“ gumam Jarjit pada suatu pagi, sambil matanya menerawang memperhatikan sekitarnya.

Topik kutipan teks cerita fabel di atas yang benar adalah ….

a. Badan Jarjit terlalu besar untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya.

b. Jarjit ditawari jadi kondektur bus, namun lehernya yang panjang itu harus ditekuk jika berada di dalam bus, dan itu membuat lehernya nyeri.

c. Jarjit ditawari jadi sopir taksi, namun lehernya tertekuk jika duduk di ruang kemudi.

d. Jarjit hanya pantas bekerja sebagai tukang cat rumah penghuni hutan di tempat dia tinggal.

Simak teks berikut untuk menjawab soal no. 17 dan 18!

Burung Gagak yang Haus

Pada suatu hari yang panas, seekor burung gagak kehausan, terbang di atas ladang untuk mencari air. Lama sekali ia terbang untuk mencari air, tetapi tidak menemukannya. Tiba-tiba ia melihat sebuah tempayan air di bawah sana. Ia pun terbang ke bawah untuk melihat kalau-kalau ada air di dalamnya.ia senang karena dapat melihat air di dalam tempayan itu. Kemudian, gagak itu berusaha memasukkan kepalanya ke dalam tempayan. Sayang, leher tempayan itu terlalu sempit untuk kepalanya. Gagak berusaha untuk menggulingkan tempayan itu agar airnya mengalir. Namun, tempayan itu terlalu berat baginya.

Gagak itu lalu berpikir keras sebentar. Ketika menengok ke kanan dan ke kiri, ia melihat beberapa kerikil. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya gagasan yang bagus. Ia pun mulai memunguti kerikil itu satu demi satu, lalu memasukan setiap kerikil itu ke dalam tempayan. Semakin banyak kerikil yang dimasukkan, air pun naik. Oleh karena itu, burung gagak itu bisa meminum air dari tempayan tersebut.

Dikutip:http://www.rumahdongeng.com./cerita-anak.php?id=203

17. Mengapa gagak tidak bisa memasukkan kepalanya ke dalam tempayan?

a. Karena leher tempayan terlalu sempit

b. Karena airnya ada di dalam tempayan

c. Karena kepala gagak terlalu besar

d. Karena airnya terlalu sedikit

18. Untuk apa gagak memunguti kerikil?

a. Untuk melempari tempayan agar pecah

b. Untuk dimasukkan ke dalam tempayan

c. Untuk melempari mangsanya

d. Untuk dimasukkan ke dalam mulutnya

Kutipan teks fabel berikut ini untuk menjawab soal no. 19 dan 20!

Lebah Berhati Mulia

(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.

“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong…, tolong…!”

(2) Untunglah saat itu ada seekor lebah yang terbang melintas. Kemudian, lebah menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si lebah mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.

19. Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian……

a. Orientasi

b. Komplikasi

c. Resolusi

d. koda

20. Kutipan teks cerita bernomor (2) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian……

b. Orientasi

b. Komplikasi

c. koda

d. resolusi

21. Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian klimaks dalam sebuah fabel adalah….

A. Cici akhirnya tau ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.

B. Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.

C. Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.

D. Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

22. Perbedaan mendasar antara fabel dan cerpen terletak pada….

A. alur

B. tema 

C. tokoh 

D.latar 

23.  Pernyataan di bawah ini yang merupakan keterangan waktu adalah….

A. Rani melirik jam dinding. Ia gelisah adiknya belum pulang.  

B. Jam alarm Rudi berbunyi sangat nyaring, namun ia masih tetap saja memejamkan matanya karena masih  mengantuk.

C. Saat Serigala tertidur, Ibu Domba merobek perut Serigala dan mengeluarkan anak-anak Kambing yang telah dimakan Serigala jahat itu.

D. Pak Tani membuat jebakan di kebun wortelnya supaya Si Kancil yang suka memakan wortelnya tertangkap.

24.   Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah…..

A. Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.

B. Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.

C. Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat. 

D. Serigala mengamuk dan membuatseluruh penghuni hutan ketakutan.

25.  Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja pasif adalah….

A. Si Beruang ditinggalkan Si Kucing sahabatnya saat berada di atas pohon.

B. Si Beruang memerosotkan badannya ke bawah supaya bisa turun dari atas pohon.

C. Pak kancil melemparkan pisang itu ke arah monyet-monyet yang tengah kelaparan.

D. Si Kancil berlari sekuat tenaga mengejar Kura-kura yang sudah hampir sampai di garis finis.

26.  Kalimat berikut ini yang menggunakan kata kerja aktif transitif adalah….

A. Padi-padi nenekku mulai menguning dan siap untuk dipanen.

B. Balon adik dan perahu kecil kakak sama-sama mengapung di air.

C. Pak Beruang melemparkan pisang itu ke arah Monyet.

D. Rina bernyanyi di depan para penonton.

27.  Perhatikan kalimat berikut ini dengan teliti!

1)     Orang-orang itu menebang hutan sembarangan untuk mendirikan pabrik.

2)    Es krim adik mulai mencair karena terkena sinar matahari.

3)    Bu guru menjelaskan materi tentang unsur kebahasaan teks fabel.

4)    Sonia mulai beranjak dari tempat duduknya menuju ke ruang UKS.

5)    Rambut kakek mulai memutih sehingga membuatnya terlihat tua.

Kalimat aktif intransitif di atas ditandai dengan nomor…..

A.    1, 3, dan 5                 B.2,4, dan 5              C.2,3, dan 5                        D.3,4, dan 5

28.  Yang TIDAK termasuk ciri-ciri kalimat aktif intransitif berikut ini adalah….

A.    tidak memerlukan objek                               C. dapat diubah ke dalam bentuk pasif

B.    terjadi secara alami                                       D. tidak dapat diubah ke dalam bentuk pasif

29.  Ayah bertanya kepada Ibu, di mana tas kerjanya.

Penulisan kalimat langsung yang benar dari kalimat tidak langsung di atas adalah….

A.    “Di mana tas Ayah, Bu?” Tanya Ayah.

B.    Ayah bertanya kepada Ibu, “Di mana tas kerjanya?”

C.    Ayah bertanya bahwa, “Di mana tas kerja Ayah, Bu?

D.   “Di mana tas kerja Ayah, Bu? tanya Ayah.

30.  Penulisan kalimat langsung yang benar berikut ini  adalah….

A.    Rusa berkata, “siapakah yang telah menolong aku?”

B.    “Siapa yang berani melawan aku?” tanya Serigala.

C.    Kancil berkata bahwa “Aku tidak takut melawanmu.”

D.    Semut berkata: “Ambilah makanan itu!”

Soal Teks Fabel Esay

B. SOAL URAIAN (ESAY)

1.  Jelaskan pengertian dari teks fabel!

2. Teks fabel memiliki ciri-ciri khusus yang bisa membedakannya dengan teks lainnya. Sebutkan minimal 5 ciri-ciri khusus tersebut. 

3. Sebutkan unsur-unsur yang ada dalam fabel.

4. Sebutkan struktur dari teks fabel.

5. Apa saja ciri kebahasaan teks fabel? Jelaskan!

6. Kutipan teks cerita berikut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian apa?

Paman Belalang

….

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Demikianlah, semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.

7. Berdasarkan penggalan cerita fabel di bawah ini, variasi latar diungkapkan dengan apa?

Di keheningan malam Kura-kura tampak tidur pulas bersama Katak sahabat baiknya. Sudah dua bulan ini Kura-kura sakit dan sahabatnya dengan setia mendampinginya.

8. Rusa :”Tuan, raja kami siap untuk berperang. Sebagai buktinya, raja kami pun mengirimkan kumisnya. (Rusa pun menyerahkan kumis Landak kepada Panglima Harimau).

Panglima Harimau : ”ini kumis rajamu?”

Rusa : ”iya, itu adalah kumis raja kami yang paling kecil. Raja kami menerima tantangan dari raja kalian”.(Para harimau sangat terkejut melihat kumis raja pulau kecil yang besar dan tajam).

Prajurit Harimau : ”Kumis raja rusa sangat besar, sangat besar dari kumis raja kita. Kita pasti akan sulit untuk melawannya”. (Sambil berbisik kepada Panglima Harimau).

Prajurit Harimau 2 : ”Lalu bagaimana?”

Panglima Harimau : ”Sebaiknya kita segera pergi dari pulau ini”.

Berdasarkan dialog di atas, seperti apa ekspresi Panglima Harimau dan Prajurit harimau digambarkan?

9. Urutkanlah kalimat-kalimat berikut ini agar menjadi sebuah fabel yang utuh!

a) Kelinci tertidur dan akhirnya kura-kura menang

b) Kelinci yang sombong mengejek kura-kura yang jalannya lambat

c) Ketika lomba di mulai kelinci lari dengan cepat dan jauh meninggalkan kura-kura

d) Kura-kura menantang kelinci untuk lomba lari

e) Kelinci yang sombong yakin kalau dia pasti menang

f) Karena kelinci merasa kura-kura sangat jauh ia beristirahat di bawah pohon

10. Sebutkan struktur fable pada penggalan fabel di bawah ini! 

Pesan moral yang dapat diambil dari fabel tersebut ialah kita jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.

Kunci Jawaban Soal Uraian (Esay)

1. Fabel adalah salah satu jenis teks narasi (cerita) yang isinya menceritakan tentang kehidupan hewan atau binatang yang seolah-olah bisa hidup dan melakukan kegiatan sebagaimana manusia.

2. a) cerita dikarakterisasi oleh hewan yang mengalami permasalahan hidup dan solusi untuk menyelesaikannya seperti

b) memiliki pesan moral yang sangat kental dibandingkan dengan jenis cerita narasi-fiksi lainnya.

c) tema dari cerita fabel sangat sederhana dan dapat dijumpai di kehidupan sehari-hari (biasnaya seputar kehidupan sosial, persahabatan, tanggung jawab, pengkhianatan, kasih sayang, dll.)

d) alur bersifat maju

e) bahasa yang digunakan sederhana (tidak teknis), informal, dan mudah dicerna.

3.  Tema

Latar

Tokoh

Watak tokoh

Konflik

Amanat

Cara penceritaan

Tujuan komunikasi

Alur

Pesan

4. Orientasi

Komplikasi

Resolusi

Koda (Pilihan)

5. a. Penggunaan Sinonim dan Antonim

Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama, sedangkan antonim kata-kata yang memiliki makna yang berbeda.

b. Penggunaan kalimat langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang ditandai dengan tanda kutip dua (“), misalnya, “Aku lapar!”

c. Penggunaan Kata Seru

Kata seru adalah kata yang menunjukan ekspresi hati, misalnya oh, wah, duh, dan sebagainya.

d. Penggunaan Kata Sandang

Kata sandang adalah kata yang dilekatkan pada orang. Misalnya kata si dan sang.

e.Penggunaan Kata Depan

Kata depan adalah kata yang diletakkan dibagian depan kata lainnya. Misalnya ke, di, kepada, dari, dan pada.

6. Resolusi

7. Dengan latar dan kegiatan tokoh

8. merasa takut

9. b – d – e – c – f – a

10. Koda

Demikianlah contoh dan latihan soal tek Fabel kelas 7, semoga bermanfaat ya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like