Dalam rangka mengevaluasi tingkat pemahaman dan
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Indonesia semester genap, berikut
kami sajikan
35 Soal Teks Drama  (PG & Esay) Kelas 8/VIII Kurikulum 2013,
Lengkap dengan Kunci Jawaban!

Soal Teks Drama Kelas 8

Terdapat 30 contoh soal pilihan ganda dan 5 soal esay
yang berkaitan dengan materi Teks Drama pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8/VIII
tingkat SMP di semester 2 (genap) yang bisa adik-adik sekalian pelajari ataupun
dijadikan rujukan dalam menjawab tugas dari guru.

Soal Teks Drama Pilihan Ganda Kelas 8

A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar
dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D.

 

 1. Perhatikan
pernyataan berikut!

1) berupa
cerita

2) menarik
untuk ditonton

3) berbentuk
dialog

4) bertujuan
untuk dipentaskan

5)
ditayangkan melalui TV

 

Ciri utama
drama ditunjukkan oleh nomor…

a. 1, 2, 3

b. 1, 3, 4

c. 2, 3, 4

d. 3, 4, 5

 

2. Simak pernyataan
di bawah ini.

1) Plot

2) Latar
belakang penulis

3) Setting

4) Narator

5) Amanat

6) Babak dan
adegan

 

Unsur
intrinsik drama ditunjukkan oleh nomor…

a. 1, 3, 4

b. 1, 3, 5

c. 1, 3, 6

d. 2, 4, 6

 

Bacalah
kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal berikut:

Udin : Guru,
terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai
tidak ada guru.

Guru :
Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit,
namun tetap harus diberikan kepada orang lain.

(Istri Udin
masuk ke ruangan membawa teh hangat).

Istri Udin :
Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)

Guru : Bisa
saja istri kamu, Din.

 

3. Suasana
yang tergambar pada drama tersebut adalah …

A. santai

B. tegang

C. haru

D. seram

 

4. Latar
tempat kutipan drama tersebut adalah ….

A. rumah
guru

B. rumah Udin

C. ruang
kerja

D. ruang
kelas

 

Bacalah
kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal nomor di
bawahnya!

 

Asep :
Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Sanib
masuk)

Sanib : Ka
…ka … kami tidak bawa hp (gugup).

Asep :
Periksa kantongnya!!

Ucok : Siap,
bos. (memeriksa kantong)

Udin : Ada
gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Ucok : Ruang
menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya
(mengeluarkan hp J5).

Asep :
Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Ucok : Siap,
bos!

 

5. Suasana
kutipan drama tersebut adalah …

A. haru

B. tegang

C. sedih

D. seram

 

6. Latar
kutipan tersebut adalah …

A. gudang

B. kamar

C. garasi

D. rumah

 

7. Bedu :
“Tenang, Jo. Tidak ada apa-apa!”

Bejo : “Enak
saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis?”

Bedu : “Bejo,
apakah setiap tangis itu duka?”

Bejo :
“Tetapi, dia jelas tampak menderita!”

Bedu :
“Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?”

 

Suasana yang
tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

a. Ketakutan

b.
Kekhawatiran

c. kemarahan

d. Kejengkelan

 

8.
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Roni :
Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?

(menahan
marah)

Ajat : […]

Roni :
Maaf..maaf enak saja!

Ajat :
(dengan amat menyesal)

Iya deh, aku
ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Roni : Ya.
Lain kali kamu jangan ceroboh.

Ajat :
(dengan tersenyum)

Oke, Bos!

 

Dialog yang
tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah…

A. Begitu
saja kok kamu marah, Rin.

B. Maafin
aku Ajat. Aku tidak sengaja.

C. Maafin aku Roni. Aku tidak sengaja.

D. Baiklah
aku akan beli yang baru.

 

9.
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!

Wirda :
Pokoknya, Ibu harus setuju!

Ibu :
(menarik napas panjang kecewa)

Dengan apa
Ibu membayarnya?

Wirda :
(terkejut dan gugup)

Kan masih
lama, Ibu.

Ibu : Biaya
kursus cukup besar, Wirda.

Wirda : […]

Ibu :
(dengan tersenyum)

Nah, begitu.
Ini baru putri Ibu.

 

Dialog yang
tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah …

A. Baiklah
Ibu akan beli yang baru.

B. Wirda,
kita sekarang lagi kesulitan.

C. Coba kamu
mengerti kondisi Ibu.

D. Iya deh, Wirda turuti nasihat Ibu.

 

10. Bacalah
kutipan drama berikut!

1. Aziz : Zaki….!
Kau jangan bersikap tidak sopan kepada orang tua!

2. Zaki :
Biarin aja, toh mereka tidak peduli.

3. Yulia :
Bukannya tidak peduli, tapi mereka sibuk mencari uang buat kita anak-anaknya.

4. Zaki :
Itu hanya alasan saja! [mondar mandir seperti orang kebingungan]

5. Yulia : Zaki
jika dinasihati itu, cobalah dituruti jangan menuruti kemauanmu saja!

 

Perbaikan
kesalahan petunjuk laku nomor 4 pada naskah drama tersebut adalah …

A. (Zaki
tertawa geli, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)

B. (Yulia
terkekeh, kemudian ia ngeloyor pergi dari rumah)

C. (Sambil
melotot matanya, dari teras Yulia masuk ke dalam rumah.)

D. (Sambil menggerutu, dari teras Zaki
masuk ke dalam rumah.)

 

11. Parno :
Harus antre? Aku malas, ah! (menenteng kaleng minyak tanah)

Parnu : Ya
iyalah. Kamu lihat sana orang meletakkan jerigen minyak dalam antrean! (menarik
lengan Parno menunjuk ke arah depot minyak tanah)

Parno :
Lalu, kapan aku memandikan kerbauku?

Parnu : Ah,
kamu ini [ . . . ]

Parno : Kamu
benar juga, Nu!

 

Kalimat yang
tepat untuk melengkapi ucapan Parnu pada teks drama tersebut adalah…

a. Ambil
kerbaumu dan mandikan saja segera, antrean masih panjang!

b. Sebaiknya
tanyakan berapa banyak orang yang antre sebelum memandikan kerbau!

c. Letakkan saja kaleng minyak tanahmu
dalam antrean sementara kamu memandikan kerbau!

d. Itu depot
minyak tanah, sudah sana ambil jerigenmu!

 

12. Amar
adalah anak saleh dan ramah. Dia anak yatim yang sangat berbakti dan setia
kepada ibunya. Pada saat liburan dia diajak oleh Ali dan Aris camping ke hutan
lindung. Ketika meraka akan berangkat, tiba-tiba ibu Amar mendadak sakit keras.
Karena rencana sudah matang, kedua temannya tetap mengajak berangkat tanpa
mempedulikan keadaan Amar. Amar menjadi bingung.

 

Naskah drama
yang paling tepat sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….

a Ali : (Bersemangat) Gimana Mar, sudah
siap? Ayo berangkat!

Amar : Maaf Al, ibuku …sakit mendadak.
(menunduk)

Aris : Ala, mengapa lu pikirin. Nanti juga
akan sembuh sendiri.

Ali : Iya Mar, rencana kitakan sudah
matang. Ingat, demi kita!

Amar : (Bingung) Gimana, ya!

 

b. Aris :
(Semangat) Gimana Mar, sudah siap? Ayo berangkat!

Amar : Maaf,
Ris. Aku ragu. (menunduk)

Ali :
Mengapa Mar, tiba-tiba kau berubah pikiran? Kita berangkat sajalah!

Amar : Ibuku
sakit mendadak. Aku harus menungguinya.

Aris :
jangan, kita tunda keberangkatan ini!

Amar : Aduh,
gimana dong? Kita memang sudah sepakat! Tapi….(bingung)

 

c. Amar :
Al, ibu tiba-tiba sakit. Gimana rencana kita?

Ali :
Rencana kita sudah matang. Kita tetap harus berangkat.

Aris :
Betul, Mar, kita harus kompak.

Amar : Baik,
ibuku akan kubujuk biar merelakanku.

Amar : Nah,
gitu dong. Sepakat?

 

d. Aris :
(Antusias) Al, gimana persiapanmu?

Ali : Oke.
Aku tingal cabut saja.

Aris : Kamu
gimana, Mar?

Amar :
sebenarnya ibuku sakit, tapi aku siap juga. Kita harus berangkat.

Ali : Demi
kita, hidup rio Singa. (mereka menyatukan tangan)

 

13. Tokoh
penentang dalam sebuah cerita/drama disebut juga…

a. Protagonis

b. Tritagonis

c. Antagonis

d. Pembantu

 

14. Bacalah
cuplikan drama berikut dengan saksama!

Andra : (
Mendelik ke arah Tisna). Kamu mengapa, Tisna? Pakai dibungkus seperti nangka
matang saja. Ayo, buka sarungmu!

Tisna : . .
. .

 

Dialog Tisna
yang tepat untuk melengkapi cuplikan drama di atas adalah . . .

a. Sarung
ini sudah saya beli, Andra.

b. Maaf Andra, saya hanya main-main.

c. Saya
tidak suka makan nangka, Andra.

d. Besok
saya akan sekolah. Tidak akan bolos lagi, Andra.

 

15. Bacalah
cuplikan drama berikut dengan saksama!

Bonan :
Aduh, kakiku sakit. Tolong pijat!

Arip : Ada
apa kak? Bawa ke dokter saja agar cepat sembuh.

 

Improvisasi
yang dapat dilakukan tokoh Bonan adalah . . . .

a. melompat

b. memijit-
mijit kaki

c. berdiri
tegak

d. menggelengkan kepala

 

16. Bacalah
cuplikan drama berikut dengan saksama!

Pangeran
Adipatih I : apa yang sedang kamu lakukan di sini, hah?

Prajurit :
mencegah masuk, Pak?

Pangeran
Adipatih I : Musuh tidak akan lewat di sini. Ke sana lewat parit. Bodoh kamu!

 

Cuplikan
drama tersebut bertopik . . . .

a. kerajaan

b. peperangan

c. kebodohan

d. kekejaman

 

17. Bacalah
Teks drama berikut dengan saksama!

“Tersebutlah
di sebuah perkampungan, terdapat sebuah keluarga yang sangat miskin. Ketika
itu, tampak seorang anak menangis. Ibunya sedang duduk di depan tungku dengan
matanya yang berlinang.”

 

Penggambaran
latar yang sesuai dengan cuplikan tersebut adalah . . . .

a. di tengah
keramaian kota, di pinggiran rel kereta api

b. di sebuah rumah bambu, dekat kebun nanas

c. di sebuah
gua, di pinggir pantai

d. di sebuah
gudang, dekat ke ruang dapur

 

18. Bagian-bagian
alur cerita dalam drama di bawah ini, kecuali..

a. prolog, dialog, monolog, epilog

b. prolog,
monolog, konflik, resolusi

c. prolog,
monolog, epilog, bulog

d. prolog,
dialog, analog, bulog, epilog

 

19. Budi
memerankan seorang tokoh dalam sebuah pementasan drama. Ia memakai kostum kaos
oblong putih, celana pendek hitam, memakai caping, dan membawa cangkul.

 

Tokoh apakah
yang diperankan oleh Budi?

a. pejabat

b. pak RT

c. petani

d. pedagang

 

Bacalah teks
dialog berikut kemudian jawablah pertanyaan di bawahnya!

Argus :
“Hai, hati-hati dong kalau bersepeda!”  

Denzo :
“Aku…aku…” (jawab Dezo ketakutan)   

Dono  : “Seharusnya kami yang marah, bukan
kamu. Kamu yang tidak berhati-hati.”  
(Dono berkata marah sambil mendekati Argus)   

Argus  : “Jangan ikut campur ya! Aku ngomong
dengan dia.”

Dono :
“Dia juga temanku. Aku wajib membelanya karena dia tidak bersalah.”

 

20. Tokoh Argus
pada drama di atas mencerminkan orang yang ….

a. lembut

b. suka
menolong

c. pemarah

d. pemurah

 

21. Perhatikan
penggalan drama di bawah ini !

“Dari
mana saja kau, Badar? Hari sudah petang tapi kau baru pulang,” tanya ayah
sambil berkacak pinggang.

 

Dialog di
atas diucapkan dengan nada ….

a. keras
sambil bercanda

b. marah dan serius

c. rendah
dan penuh tanya

d. penuh
kasih sayang

 

22. Perhatikan
teks berikut ini !

Alya :  “Aku terlanjur malas, Ton.” Saya
sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi.”

Anton :
“Jangan begitu, Al. Tanggung jawab ini harus kita laksanakan bersama-sama.
Sementara kamulah yang paling bisa dipercaya.”  

Alya :
“Habis bicaranya ngaak enak di hati sih.”

     

Untuk
memerankan tokoh Alya, ekspresi wajah yang tepat adalah ….

a.
biasa-biasa saja

b. marah dan kesal

c. sedih

d. tersenyum

 

23. Perhatikanlah
teks drama berikut!

Bu Miya                : Saya dengar Layla masuk rumah
sakit. Apa benar Dora?

Dora                      : Benar, Bu. Kami akan
menengoknya besok.

Bu Miya                : Layla sakit apa?

Dora                      : Layla sakit demam
berdarah Bu.

Natalia                  : Kak, besok aku ikut nengok
ya!

Dora                      : Hus. Anak kecil tidak
boleh ikut.

Bu Miya                : Ya benar, sebaiknya ade Nata
tunggu saja di rumah.

Dora                      : Sebaiknya kita bawa apa
ya Bu?

Bu Miya                : Bawa jus jambu saja agar bisa
membantu menaikan trombosit.

Dora                      : Ide yang bagus Bu!

 

Tokoh utama
dalam kutipan drama di atas adalah …

a. Bu Miya dan Dora

b. Bu Miya
dan Natalia

c. Natalia
dan Dora

d. Dora dan
Layla

 

24.  Gatot            :
Kurasa tidak ada gunanya kita protes. Kita sudah kalah. Bagi kita, bukan guru
lagi, bukan pendidik. Ia belagak penguasa.

       Karina            :
Itu tafsiranmu, tot. Menurut dia tindakannya itu mendidik.

       Ambar           :
Mendiidk, tapi mendidik pemberontak. Bukan mendidik anaknya sendiri. Gila.

       Karina            :
Masa begitu?

      Ambar            :
Kalau mendidik anaknya sendiri bukan begitu caranya.

      Karina             :
Tentu saja tidak. Ia bertindak dengan caranya sendiri.

      Gatot              :
Sudahlah! Kalau menurut aku, sebaiknya kita protes diam. Kita mogok, nanti
kalau sekolah kita tutup tahun, kita semua diam.

 

Watak tokoh
Gatot dalam kitipan naskah drama tersebut adalah…

a. pemarah

b. penyabar

c. pendendam

d. pemikir

 

25. Latar
tempat yang digambarkan pada kutipan dialog drama di atas adalah..

a. gedung
tua

b. rumah

c. taman

d. sekolah

 

26. Manakah
di bawah ini yang termasuk struktur drama?

a. Plot

b. Dialog

c. Resolusi

d. Kramagung

 

27. Rangkaian
peristiwa dan konflik yang menggerakan jalan cerita disebut…

a. Amanat

b. Alur

c. Penokohan

d. tema

 

28. Bobon :
Hei, semua berhenti! (Sambil menggebrak meja)

Badrun :
Tidak usah ikut campur!

 

Bagian yang
ditulis dalam kurung penggalan dialog di atas disebut….

a. Prolog

b. Dialog

c. Wawancang

d. Kramagung

 

29.  Percakapan atau tulisan mengenai apasaja yang
harus tokoh tertentu ucapkan pada saat dilakukannya pementasan drama disebut…

a. Prolog

b. Dialog

c. Wawancang

d. Kramagung

 

30. Bacalah
cuplikan drama berikut dengan saksama!

“Tersebutlah
di sebuah perkampungan, terdapat sebuah keluarga yang sangat miskin. Ketika
itu, tampak seorang anak menangis. Ibunya sedang duduk di depan tungku dengan
matanya yang berlinang.”

 

Cuplikan
drama tersebut dinamakan . . . .

a. prolog

b. narasi

c. monolog

d. epilog

Soal Teks Drama Esay Kelas 8

Soal Uraian (Esay)

1.Sebutkan
struktur teks drama dan jelaskan!

2. Istilah
drama sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu. Terdapat
istilah-istilah yang merujuk pada pengertian drama tradisional masyarakat,
sebutkan dan jelaskan secara ringkas.

3.  Apa saja unsur-unsur sebuah drama?

4. Uraikan secara
jelas dan lengkap langkah-langkah pementasan drama!

5. Dari segi
perwatakannya, tokoh dan perannya dalam pementasan drama terdiri empat macam,
yaitu tokoh berkembang, tokoh pembantu, tokoh statis, dan tokoh serbabisa.
Jelaskan masing-masing!

 Kunci Jawaban Soal Uraian (Esay)

1. 1) Prolog
=> Biasanya Prolog ini disebut juga bagian pembuka. Pembuka ini dapat berupa
narasi yang dibacakan oleh narator apabila drama ini dipentaskan nantinya.

2) Dialog
=> Biasanya Dialog ini berupa percakapan antara beberapa tokoh.

Dialog sendiri
mempunyai struktur sendiri, diantaranya antara lain adalah

a) Orientasi
=> Bagian awal permasalahan, kejadian awal kenapa konflik bisa muncul. Atau
juga dimulai dengan memperkenalkan suasana sekitar.

b) Konflik
=> Bagian puncak dimana merupakan bagian pusatnya dari permasalahan yang ada

c) Resolusi
=> Akhir yang sering kali diasumsikan sebagai bagian dimana setelah konflik
dijelaskan disini apa yang selanjutnya terjadi pada tokoh tersebut.

 

3) Epilog
=> Bagian Epilog disebut juga penutup atau akhir. Narator akan memberikan
narasi kembali berkenaan dengan amanat cerita drama tersebut biasanya.

 

2. a) Sandiwara

Istilah
sandiwara diciptakan oleh Mangkunegara VII, berasal dari bahasa jawa sandhi
yang berarti ‘rahasia’ dan warah yang berarti ‘pengajaran’.

b) Lakon

Istilah ini
memiliki beberapa pengertian, yaitu (1) cerita yang dimainkan dalam drama,
wayang, atau film, (2) karangan yang berupa cerita sandiwara, dan (3)
perbuatan, kejadian, peristiwa.

c) Tonil

Tonil
berasal dari bahasa Belanda toneel yang
artinya ‘pertunjukkan’.

d)
Sendratari

Sendratari
kepanjangan dari seni drama dan tari.

e) Tablo

Tablo
merupakan drama yang menampilkan kisah dengan sikap dan posisi pemain, dibantu
oleh pencerita. Pemain-pemain tablo tidak berdialog.

 

3. alur,
penokohan, dialog, latar, bahasa.

 

4. a.        Melakukan pembedahan secara bersama-sama
terhadap isi naskah yang akan dipentaskan. Tujuannya agar semua calon pemain
memahami isi naskah yang akan dimainkan.

b.            Reading. Calon pemain membaca
keseluruhan naskah sehingga dapat mengenal masing-masing peran.

c.             Casting. Melakukan pemilihan peran.
Tujuannya agar peran yang akan dimainkan sesuai dengan kemampuan akting pemain.

d.            Mendalami peran yang akan dimainkan.
Pendalaman peran dilakukan dengan mengadakan pengamatan di lapangan. Misalnya,
peran itu sebagai seorang tukang jamu, lakukanlah pengamatan terhadap kebiasaan
dan cara kehidupan para tukang jamu.

e.            Blocking.
Sutradara mengatur teknis pentas, yakni dengan cara mengarahkan dan mengatur
pemain. Misalnya, dari mana seorang pemain harus muncul dan dari mana mereka
berada ketika dialog dimainkan.

f.             Running.
Pemain menjalani latihan secara lengkap, mulai dari dialog sampai pengaturan
pentas.

g.            Gladi resik atau latihan terakhir
sebelum pentas. Semua bermain dari awal sampai akhir melakukan latihan akhir;
tanpa ada kesalahan lagi.

h.            Pementasan. Semua pemain sudah siap
dengan kostumnya. Dekorasi panggung sudah lengkap.

 

5.

1)            Tokoh berkembang adalah tokoh yang
mengalami perkembangan nasib atau watak selama pertunjukan. Misalnya, tokoh
yang awalnya seorang yang baik, pada akhirnya menjadi seorang yang jahat.

2)            Tokoh pembantu adalah tokoh yang
diperbantukan untuk menyertai, melayani, atau mendukung kehadiran tokoh utama.
Tokoh pembantu memerankan suatu bagian penting dalam drama, tetapi fungsinya
tetap sebagai tokoh pembantu.

 

3)            Tokoh statis adalah tokoh yang tidak
mengalami perubahan karakter dari awal hingga akhir dalam dalam suatu drama.
Misalnya, seorang tokoh yang berkarakter jahat dari awal drama akan tetap
bersifat jahat di akhir drama.

4)            Tokoh serbabisa adalah tokoh yang
dapat berperan sebagai tokoh lain. Misalnya, tokoh yang berperan sebagai
seorang raja, tetapi ia juga berperan sebagai seorang pengemis untuk mengetahui
kehidupan rakyatnya.

 

 

Demikian 35 Soal Teks Drama  (PG & Esay) Kelas 8/VIII SMP Kurikulum
2013, Lengkap dengan Kunci Jawaban! Semoga bermanfaat dan menambah wawasan
pengetahuan Anda. 

Comments

  1. 😻😻

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like