Materi ketujuh yang dibahas dalam pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 semseter genap adalah materi tentang Teks Persuasif. Materi teks persuasif bahasa Indonesia ini sangat penting dibekali kepada siswa agar mampu menguasai kemampuan beretorika maupun mengemukakan pendapat yang disertai argumen demi meyakinkan orang lain. 

Nah, dalam tulisan ini, saya akan coba membagikan materi tentang teks perusasif bahasa Indonesia kelas 8 berdasarkan buku teks resmi yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.  Semoga ini dapat membantu Anda semua.

Materi Teks Persuasif Bahasa Indonesia

Materi yang akan kita bahas kali ini ruang lingkupnya cukup komprehensif. Mulai dari pengertian teks persuasif, tujuan, ciri-ciri, struktur, unsur kebahasaan, cara menyimpulkan, cara menyusun, dan contoh dari teks perusasif.

Pengertian Teks Persuasif 

Pernahkah kamu terbujuk atau membujuk orang untuk berbuat sesuatu? Nah, itu artinya kamu sudah cukup akrab dengan hal-hal yang persuasif. Itu berarti pula teks persuasi bukan lagi hal yang asing bagi kehidupan kamu sehari-hari. Bahkan, kemampuan untuk bisa memengaruhi orang (berpersuasi) sangat penting kamu kuasai, misalnya dalam kegiatan berbicara di depan umum

Teks Persuasif adalah teks yang berisi ajakan atau bujukan kepada seseorang (pembaca) agar terdorong melakukan atau mengikuti harapan/keinginan-keinginan penulis seperti yang diungkapkan di dalam teks.

Di dalam teks persuasif terdapat pendapat-pendapat seperti halnya di dalam teks argumentatif. Baik pendapat maupun fakta digunakan dalam rangka memengaruhi pembaca agar mau mengikuti bujukan-bujukan tersebut.

Tujuan Teks Persuasif 

Teks persuasif memiliki tujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa ide, gagasan, atau pendapat di dalam teks adalah benar dan terbukti dan juga melaksankan apa yang menjadi ajakan dari ide tersebut.

Ciri-ciri Teks Persuasif 

1. Berisi data dan fakta

Hal ini dikarenakan tujuan utama dari teks ini adalah untuk mempengaruhi pembaca, sebab itu teks persuasif memiliki alasan-alasan yang kuat disertai dengan data dan fakta.

2. Meyakinkan pembaca

Teks ini berusaha meyakinkan pembacanya untuk melakukan atau memercayai yang ditulis oleh penulis.

3. Berisi kata-kata ajakan

Teks ini banyak menggunakan kata-kata ajakan seperti ayo, mari, lakukanlah, dan lain-lain.

4. Menghindari konflik

Teks Persuasif biasanya menghindari konflik agar kepercayaan pembacanya tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapat antara penulis dan pembaca tercapai. Pendapat ataupun fakta digunakan dalam teks persuasif bertujuan untuk memengaruhi pembaca supaya mengikuti ajakan-ajakannya.

Struktur Teks Persuasif 

a. Pengenalan isu

Pengenalan isu, yakni berupa berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraannya itu.

b. Rangkaian argumen

Rangkaian argumen, yakni berupa sejumlah pendapat penulis/pembicara terkait dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya.  Pada  bagian ini dikemukakan pula sejumlah fakta yang memperkuat argumen- argumennya itu.

c. Pernyataan ajakan

Pernyataan ajakan, yakni sebagai inti dari teks persuasi yang di dalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca/pendengarnya untuk melakukan sesuatu. Pernyataan itu mungkin disampaikan secara tersurat ataupun tersirat. Adapun kehadiran argumen berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat ajakan-ajakan itu.

d. Penegasan kembali

Penegasan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya, yang biasanya ditandai oleh ungkapan-ungkapan seperti demikianlah, dengan demikian, oleh karena itulah. Dengan kata lain, penegasan kembali bisa dipahami juga sebagai simpulan atau rangkuman. 

Unsur Kebahasaan Teks Persuasif 

a. Pernyataan ajakan

Penyataan-pernyataan yang mengandung ajakan, dorongan, bujukan, dan sejenisnya. Contohnya: penting, harus, sepantasnya, dan kata kerja imperatif jadikanlah. Kata-kata sejenis seperti jangan, sebaiknya, hendaknya, waspadalah.

b. Kata teknis

Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas. Berkaitan dengan permasalahan remaja, digunakan kata- kata yang relevan dengan masalah itu, seperti teknologi internet, reproduksi, aborsi.

c. Kata penghubung

Menggunakan kata-kata penghubung yang argumentatif. Misalnya, jika, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu.

d. Kata kerja mental

Kata kerja mental, seperti diharapkan, memprihatinkan, memperkirakan, mengagumkan, menduga, berpendapat, berasumsi, menyimpulkan.

e. Kata perujukan

Kata perujukan, seperti berdasarkan data…, merujuk pada pendapat…, dsb.

Langkah-Langkah Menyimpulkan Teks Persuasi

Adapun langkah-langkah sistematis untuk merumuskan simpulan seperti itu sebagai berikut.

  1. Membaca keseluruhan isi teks.
  2. Mencatat bagian-bagian penting dari isi teks itu.
  3. Memahami hubungan logis antarbagian penting teks itu.
  4. Merumuskan simpulan isi teks secara ringkas dan jelas

Cara Menyusun Teks Persuasif

  1. Menentukan tema atau bujukan utamanya.
  2. Mencatat perincian-perincian yang mengarahkan pada ajakan itu yang
  3. berupa pendapat/fakta.
  4. Menyusun pendapat, fakta, dan rumusan ajakan sesuai dengan struktur teks persuasif.
  5. Mengembangkan kerangka tersebut menjadi teks persuasi yang lengkap dengan memperhatikan kaidah kebahasaannya.

Contoh Teks Persuasif 

Contoh Teks Persuasif tentang Internet

Internet dan HAKI

            Teman-teman sekalian, jujur saja, kita memang belum bisa terbuka membicarakan soal seks dan kesehatan reproduksi. Padahal, itu penting sekali buat kita ketahui supaya tidak terjerumus ke jalan yang salah. Nah, lewat situs-situs tertentu di internet, beragam informasi yang kita butuhkan bisa kita dapatkan.

        Kalau di bidang hukum, HAKI adalah singkatan dari hak atas kekayaan intelektual. Ini ada kaitannya dengan perlindungan dan penggunaan hak cipta. Akan tetapi, HAKI yang akan kami bahas sekarang merupakan singkatan dari hak-hak reproduksi. Wah, bosan ya, bolak-balik mengupas masalah yang satu ini? Sekadar mengingatkan saja, sebagai remaja kita punya sepuluh hak reproduksi yang sepantasnya kita pertahankan.

            Dari sepuluh itu, salah satunya adalah mendapatkan informasi yang tepat mengenai reproduksi remaja. Supaya kita bisa tahu dan bisa menentukan pilihan atas diri dan kesehatan reproduksi kita. Nah, yang paling penting nih, kita bisa bertanggung jawab atas pilihan tadi sehingga tidak akan menyesal di kemudian hari.

           Sudah menjadi rahasia umum, kalau ada sepasang kekasih yang terjerumus melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Peristiwa itu terjadi karena mereka tidak tahu cara mengontrol diri dan mengabaikan ajaran agama. Mereka juga tidak tahu cara menghindari diri dari perbuatan itu. Akibatnya, mereka menyesal, lalu terpikir untuk aborsi. Seram, kan? Itu hanya salah satu contoh akibat ketidakpedulian kita atas hak kita untuk mendapatkan informasi yang benar tentang diri, seksualitas, permasalahan reproduksi remaja lain, dan tentu saja karena lemahnya iman pada diri mereka.

            Bersyukurlah sekali kalau orang tua kita berbaik hati mau berbagi dan terbuka sama kita tentang apa saja yang kita tanyakan sama mereka. Masalahnya, buat orang tua juga ternyata tidak segampang itu membicarakan soal seks, reproduksi remaja, dan berbagai isu lain.

           Nah, untungnya kita sudah akrab dengan teknologi internet. Media ini memungkinkan kita untuk mencari informasi semua kebutuhan kita. Banyak situs di internet yang menyediakan berbagai informasi tentang seksualitas dan reproduksi bagi remaja. Hanya saja kemajuan teknologi (termasuk internet) biasanya bagai pisau bermata dua: dia bisa bersifat sebagai teman alias penyedia informasi yang tepat, tapi bisa juga sebagai devil advocate, teman yang malah justru menjerumuskan kita ke perbuatan yang tidak baik. Nah! Sekali lagi kita harus hati-hati dan waspada dengan situs-situs yang akan kita kunjungi.

        Selamat berakrab-akraban dengan internet. Jadikanlah wahana yang satu ini sebagai penambah wawasan. Internet dapat dijadikan teman setia dalam menjalani hidup ini. Kita tidak tertipu apalagi terjerumus pada hal-hal yang merugikan diri sendiri dan juga dilarang oleh agama.

(Sumber: Roellya Ardyaning Tyas dan Chatarina Wahyurini dalam Kompas)

Contoh Teks Persuasif tentang Lingkungan

Lestarikan Alam Demi Anak Cucu Bangsa

        Apa yang dilakukan oleh bangsa Indonesia saat ini pasti akan berdampak terhadap anak cucu bangsa ini. Lakukanlah hal yang baik bagi alam. Ingatlah ada istilah,”alam tanpa manusia akan baik-baik saja, tetapi manusia tanpa alam sudah pasti binasa”.

          Istilah tersebut memang terdengar sedikit mneyeramkan, tetapi hal itulah yang sedang kita hadapi saat ini. Ada banjir dimana-mana, polusi udara yang menyesakkan paru-paru dan dapat menyebabkan kematian, naiknya level permukaan laut akibat pemanasan global yang mencairkan es-es di kutub.

            Itu semua terjadi, karena ulah dari manusia. Dengan melestarikan alam, suatu saat banjir akan dapat dihilangkan, udara menjadi bersih dan segar bagi paru-paru, dan permukaan laut tidak lagi naik. Hal yang paling mudah adalah dengan mematikan lampu yang tidak terpakai.

          Mungkin Anda akan menganggap ini adalah tindakan yang remeh dan sangat kecil, tetapi apabila dilakukan oleh 200 juta penduduk Indonesia, maka itu akan menjadi hal yang besar. Negara akan dapat menghemat listrik secara besar-besaran.

        Kebiasaan lain yang perlu untuk terus dilakukan adalah membuang sampah pada tempatnya. Biarkanlah sungai-sungai tetap bersih dan jernih dengan tidak adanya sampah yang mencemarinya. Dengan begitu, maka sungai akan bersih dan tidak tersumbat, sehingga saat musim penghujan tiba, tidak ada lagi banjir yang melanda suatu kawasan.

        Selain itu, tindakan lain yang perlu dilakukan untuk setiap warga Indonesia adalah dengan memelihara tanaman. Pemeliharaan tanaman di setiap rumah tidak harus dilakukan dengan tanah yang luas. Bahkan Anda tetap dapat menanam dengan menggunakan botol plastik bekas.

            Mengenai apa saja yang ditanam, Anda bisa saja membenamkan di air akar dan batang sayuran dengan panjang paling tidak 4 cm dari sayuran yang telah dipotong. Beberapa macam contohnya adalah menanam loncang dan sawi putih.

        Kemudian, setelah membenamkan di air, Anda perlu untuk terus menerus mengganti air yang digunakan oleh sayur tersebut untuk dapat tumbuh dengan baik. Setelah tumbuh tinggi, Anda dapat memotongnya lagi untuk dimasak. Di sini, Anda akan dapat membantu melestarikan alam dan juga menghemat biaya.

Contoh Teks Persuasif Model Pidato Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda

Bapak-bapak, Ibu-ibu, dan Saudara-saudara yang saya hormati.

Sekarang ini bangsa Indonesia ada di dalam suasana memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada setiap tanggal 28 Oktober. Suatu hari yang sangat bersejarah. Bangsa Indonesia khususnya dari golongan pemuda pada masa itu, tahun 1928, telah berhasil mewujudkan persatuan bangsa yang kemudian melahirkan ikrar bersama yang kita kenal dengan “Sumpah Pemuda”.

Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda, kamu harus bisa mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya. Salah satu hikmahnya yang sangat penting adalah semangat persatuan. Bangsa Indonesia yang pada waktu itu sedang menghadapi penjajah Belanda perlu bersatu untuk menghadapinya secara bersama-sama. Karena itulah disepakati bersama untuk mengucapkan ikrar sebagai kebulatan tekad di dalam mengusir penjajah Belanda yang selama itu telah memorak-porandakan kehidupan bangsa.

Dari modal persatuan itulah kemudian bangsa Indonesia dapat mencapai kemerdekaannya yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Meskipun memakan waktu yang agak lama, dapat dikatakan bahwa sumpah Pemuda yang dilandasi semangat persatuan itulah yang merupakan senjata ampuh yang dapat membawa bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya.

Persatuan bangsa diibaratkan sebuah gedung. Satu per satu bagiannya saling mengait sehingga menjadikan gedung itu kukuh. Begitu juga bangsa kita hendaklah demikian sehingga dalam mengikuti derap langkah pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah sekarang bisa seirama menuju satu sasaran: masyarakat yang adil dan makmur dalam limpahan rahmat Allah Yang Mahakuasa. Hadirin yang berbahagia,

Bagi para pemuda dan pelajar yang kini sering menyandang predikat sebagai generasi penerus bangsa, sudah sewajarnya jika pada masa-masa sekarang mempelopori semangat persatuan yang dahulu pernah diwujudkan dalam sumpah pemuda. Jangan sampai api persatuan itu padam lantaran kita tenggelam dalam kemelut perselisihan ataupun terlena dalam menekuni kepentingan pribadi.

Sesungguhnya menghidupkan semangat persatuan dan kekompakan, termasuk upaya kita dalam mensyukuri nikmat Allah. Rasa syukur tersebut kita tingkatkan lagi dengan menjalankan berbagai amal kebajikan, terutama dengan mengajak semua generasi muda Indonesia untuk lebih giat beribadah kepada Allah sesuai dengan bidang masing-masing. Dengan demikian, citra pemuda semakin harum di masyarakat.

Demikianlah, semoga semangat persatuan yang tecermin dalam Sumpah Pemuda tetap dapat kita warisi untuk dijadikan moda perjuangan membela bangsa dan negara. (Ahmad Sunarto, 1991 dengan beberapa penyesuaian).

Nah, demikianlah materi teks persuasif bahasa Indonesia kelas 8. Semoga bermanfaat ya!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like