Memiliki akhlak yang baik adalah keharusan setiap muslim. Hanya saja, untuk membentuknya, mungkin Anda membutuhkan kultum singkat tentang akhlak.

Apakah Anda termasuk yang membutuhkannya?

Kultum tentang Akhlak

Ada 3 kultum yang sudah kami siapkan. Semuanya berkisar mengenai akhlak. Silahkan Anda gunakan.

Akhlak Dalam Pandangan Islam

Hadirin sekalian…

Akhlak dalam bahasa Arab berasal dari kata khuluk yang berarti tingkah laku, perangai, atau tabiat. Sedangkan secara istilah, akhlak adalah tingkah laku seseorang yang didorong oleh sesuatu keinginan secara mendasar untuk melakukan suatu perbuatan.

Menurut Imam Al-Ghazali, akhlak merupakan salah satu sifat yang tertanam dalam jiwa manusia yang dapat menimbulkan suatu perbuatan yang mudah dilakukan tanpa adanya pertimbangan pemikiran lagi.

Hadirin sekalian…

Ditinjau dari sifatnya, dalam islam ahlak dibagi menjadi dua, yaitu akhlakul karimah (akhlak terpuji) dan akhlakul mazmumah (akhlak tercela). Adapun defenisinya sebagai berikut:

1. Akhlakul Karimah

Akhlakul Karimah atau disebut dengan akhlak yang terpuji merupakan salah satu golongan macam akhlak yang harus dimiliki setiap umat muslim. Adapun contoh macam akhlak tersebut diantarannya sikap rela berkorban, jujur, sopan, santun, tawakal, adil, sabar dan lain sebagainya. Sebagai umat muslim sudah seharusnya kita selalu menjaga akhlakuk karimah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

2. Akhlakul Mazmumah

Akhlak Mazmumah atau akhlak tercela merupakan salah satu tindakan buruk yang harus dihindari setiap manusia. Hal ini harus dijauhi karena akhlakul mazmumah dapat mendatangkan mudharat bagi diri sendiri maupun orang lain. Contoh dari macam akhlak akhlakul mazmumah yaitu sombong, iri, dengki, takabur, aniaya, ghibah dan lain sebagainya. Sebagai orang muslim sudah seharusnya kita menghindari akhlakul mazmumah dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin sekalian…

Bab akhlak dalam syariat Islam sejatinya adalah perkara yang sangat luas, tidak khusus dalam pergaulan sesama makhluk. Akan tetapi akhlak dan adab juga antara seorang hamba dan Tuhannya. Juga dengan dirinya sendiri dan juga di antara sesama manusia.

Karenanya tidak disebut sebagai orang yang berahlak mulia orang yang jujur dalam kehidupannya, tetapi ia masih musyrik kepada Allah. Tidak bisa pula dikatakan orang yang dermawan sebagai orang yang berahlak mulia kalau ia masih gemar melakukan riba.

Karena itu, pada hakikatnya ahlak adalah wujud ketaatan hamba kepada Allah dalam segala aspek kehidupan. Seorang hamba disebut sebagai orang yang berahlak mulia, apabila ia senantiasa mentaati perintah Allah dalam segala hal. Baik itu perintah yang berkaitan dengan hubungan langsung kepada Allah, hubungan kepada sesama manusia, dan hubungan dengan dirinya sendiri. Meskipun memang, di zaman sekarang ini, ahlak lebih diidentikkan dengan pergaulan diantara sesama manusia. Wallaahu A’lam

Contoh dan Keutamaan Memiliki Ahlak Mulia

Hadirin sekalian…

Manusia sebagai mahluk sosial, tentu akan selalu bergaul dengan sesama manusia yang lain. Setiap hari, baik itu di kantor, sekolah, rumah, hotel, tempat makan, kita akan selalu bergaul dengan sesama manusia.

Sebagai agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan, islam mengatur hubungan antara sesama manusia. Hal ini dilakukan agar interaksi diantara manusia berjalan dengan baik dan senantiasa harmonis. Karenanya, seorang muslim dituntut untuk senantiasa memiliki ahlak yang mulia dalam setiap pergaulannya. Rasulullah Saw. bersabda yang artinya: “Pergaulilah manusia dengan akhlak mulia” (HR Tirmidzi)

Hadirin sekalian…

Diantara ahlak mulia yang harus diwujudkan oleh seorang muslim dalam keseharian adalah:

1. Senantiasa berkata jujur dalam setiap keadaan.

2. Membantu kawan yang sedang berada dalam kesulitan. 

3. Menaati peraturan yang berlaku di manapun tempatnya.

4. Bertutur kata dengan kata-kata yang sopan.

5. Menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

6. Menghargai perbedaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

7. Menjalankan amanah yang diberikan siapapun dengan sebaik mungkin

8. Menepati setiap janji yang sudah disepakati.

Hadirin sekalian…

Adapun keutamaan yang akan didapatkan bagi muslim yang memiliki ahlak mulia adalah:

1. Dicintai Rasulullah

Rasulullah Saw. bersabda yang artinya: “Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat tempat tinggalnya denganku pada hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya” (HR. Tirmidzi)

2. Berat timbangannya di hari kiamat

Nabi Muhammad Saw. bersabda yang artinya: “Tidak ada sesuatu amalan yang jika diletakkan dalam timbangan lebih berat dari akhlak yang mulia. Sesungguhnya orang yang berakhlaq mulia bisa menggapai derajat orang yang rajin puasa dan rajin shalat.” (HR. Tirmidzi).

3. Menjadi manusia yang mulia

Baginda Saw. bersabda yang artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling mulia akhlaknya” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadirin sekalian…

Di akhir kultum ini saya menasihati diri sendiri dan hadirin sekalian agar senantiasa menampakkan ahlak yang mulia dimanapun kita hidup. Insya Allah dengan menampakkan ahlak yang mulia, kita akan mendapatkan pahala yang berlimpah, hidup kita menjadi aman dan jauh dari segala permusuhan. Wallaahu A’lam

Menghindari Ahlak Yang Buruk

Hadirin sekalian…

Akhlak yang buruk adalah perbuatan yang rendah serta jalan yang hina. Allah dan Rasul-Nya membenci hal tersebut. Bahkan pada hakikatnya, manusia membenci akhlak yang buruk dan menjauhi pelakunya. 

Akhlak yang buruk menjadi sebab pelakunya dijauhi oleh banyak orang, memecah belah persatuan, mencegah kebaikan, dan menghalangi pelakunya dari hidayah. Dia juga sebagai penyebab kesedihan dan kegundahan, mendatangkan kesusahan, memutus persaudaraan, dan kebekuan hati.

Hadirin sekalian…

Diantara ahlak yang buruk yang harus dijauhi oleh setiap muslim adalah:

1. Berdusta

Berdusta adalah perkara yang sangat diharamkan oleh Allah. Ia adalah pangkalnya kejahatan. Banyak sekali perpecahan yang ditimbulkan akibat kedustaan seseorang. Rasulullah Saw. bersabda yang artinya: “ “Dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke neraka dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan di catat di sisi Allah sebagai pendusta (pembohong)” (Muttafaq ‘alaihi)

2. Sombong

Sombong merupakan sifat yang di benci oleh syariat, fitrah dan akal. Orang yang sombong dibenci oleh Allah dan dibenci pula oleh mahkluk yang lain. Bahkan Allah menyebutkan bahwa orang yang di dalam dirinya ada sifat kesombongan, maka dia tidak akan masuk surga. Nabi Saw. bersabda yang artinya: “Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kibr ( sombong) walaupun hanya seberat dzarrah.” (HR. Muslim)

3. Pelit (Bakhil)

Pelit adalah sifat yang sangat tercela. Orang yang pelit hartanya tidak akan berkah, dan mereka akan dibinasakan oleh Allah sebagaimana Allah membinasakan Qarun. Allah berfirman yang artinya: “Dan adapun orang-orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah), serta mendustakan (pahala) yang terbaik, maka akan kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan). Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. (QS.Al-Lail :8-11).

Hadirin sekalian…

Sebenarnya banyak sekali ahlak yang buruk yang harus dihindari setiap muslim, misalnya: Menghina, memfitnah, dengki, berkata kasar, mengadu domba, ingkar janji, khianat, menyebarkan aib orang, dsb. 

Hadirin sekalian…

Sebagai muslim yang baik, sudah selayaknya kita menghindari dan tidak melakukan setiap ahlak yang buruk. Insya Allah ketika kita menjaga diri dari setiap perkara yang buruk, kita akan terhindari dari dosa dan berbagai perkara yang dapat membahayakan diri kita. Wallaahu A’lam

Apakah ada kultum tentang akhlak yang cocok dengan kebutuhan Anda? Semoga ada ya!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like