Menjadi seorang mahasiswa merupakan salah satu jalan untuk lebih mendalami bidang yang sesuai minat dan bakat kita. Di masa kuliah pulalah, kita bisa banyak mendapatkan pengalaman sebelum langsung terjun ke dunia kerja. Oleh karena itu, sangat penting bagi calon mahasiswa untuk tahu cara atau jalur apa saja yang bisa dipilih untuk masuk ke kampus impian. Berikut beberapa jalur masuk kuliah yang bisa jadi referensi kalian.

1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN)

Jika kamu tipikal siswa SMA yang rajin dan punya nilai raport yang cemerlang selama semester 1-5, maka jalur SNMPTN wajib kamu coba. SNMPTN adalah jalur masuk perguruan tinggi yang menggunakan nilai semester 1-5, akreditasi sekolah, dan prestasi sebagai pertimbangan utama. Singkatnya, jalur ini menilai kelayakan calon mahasiswa melalui prestasi akademiknya.

Cara pendaftarannya adalah kamu perlu menghubungi panitia SNMPTN melalui sekolah jika ingin mendaftar. Lalu, kamu akan dapat NISN dan kata sandi (password) untuk bisa masuk ke situs SNMPTN. Setelah itu, kamu akan masuk dalam seleksi pemeringkatan. Sistem akan memberitahu jika kamu berhasil masuk ke dalam pemeringkatan dan bisa lanjut mendaftar SNMPTN.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam jalur ini. Pertama, kamu hanya bisa memilih 3 jurusan, satu diantarnya merupakan PTN yang ada di kota asalmu. Namun, kalian bebas memilih PTN-nya jika hanya memilih satu jurusan. Kedua, jalur ini hanya bisa diikuti oleh siswa kelas 12 yang akan lulus di tahun itu. Jadi, jika kalian lululs di tahun 2021, maka kalian hanya bisa mendaftar SNMPTN tahun 2021.

SNMPTN menyediakan kuota cukup besar, yaitu minimal 20% dari total mahasiswa S1 reguler di jurusan tersebut. Misal, S1 Agribisnis UB memiliki kuota 150 mahasiswa, setidaknya 30 mahasiswa di jurusan tersebut masuk melalui jalur SNMPTN. 

2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)


Selain SNMPTN, kamu juga dapat masuk PTN melalui SBMPTN. SBMPTN menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk proses seleksinya. Berbeda dengan SNMPTN, jalur ini juga bisa diikuti oleh lulusan SMA 2 tahun sebelumnya. Contoh, dalam SBMPTN 2021, lulusan maksimal tahun 2019 masih bisa mengikuti seleksi ini. 

Materi yang diujikan dala UTBK terdiri dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Potensi Skolastik (TPS) sesuai dengan jurusanmu. 

Biaya untuk mengikuti SBMPTN berbeda sesuai jenis seleksi yang kalian pilih. Untuk jurusan IPA/IPS dikenakan Rp. 200.000,-. Untuk IPC (campuran) dikenakan biaya sebesar Rp. 300.000,-. Tiap peserta SBMPTN memiliki kesempatan 2 kali untuk mendaftar dan mengikuti UTBK. UTBK sendiri dilaksanakan secara bersamaan di 74 tempat di Indonesia.

Manfaatkanlah SBMPTN ini dengan baik karena jumlah kuota mahasiswa yang diterima di jalur ini cukup besar, yakni 40% dari total mahasiswa regular di jurusan.

3. Penelurusan Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN)


Serupa dengan SNMPTN, PMDK-PN juga menggunakan prestasi akademik untuk masuk ke Politeknik Negeri tanpa tes di seluruh Politeknik Negeri di Indonesia.

Alur seleksinya sebagai berikut:

Nama-nama siswa akan diajukan oleh ke sistem PMDK-PN oleh sekolah.

Sekolah akan mempeoleh username dan password yang digunakan log in siswa.

Username dan password diberikan pada siswa.

Siswa log in ke website PMDK-PN. Catatan: jika siswa tidak log in dalam 7 hari maka username dan password akan hangus.

Siswa melalukan pengisian biodata, memasukkan nilai raport, status ekonomi, data keluarga serta jurusan yang dipilih. Catatan: siswa bisa memilih dua (2) jurusan di 3 Politeknik.

Siswa mencetak formulir pendaftaran.

Siswa mengirimkan berkas.

Siswa mengupload bukti pengiriman berkas.

Setelah itu, akan dilakukan proses validasi data oleh Politeknik. Hasil penerimaan akan diumumkan di website.

4. Ujian Masuk Perguruan Tinggi Kedinasan


Jika kamu berminat masuk ke Perguruan Tinggi (Sekolah Kedinasan) yang berafiliasi dengan lembaga pemerintahan, maka jalur ini wajib kamu coba. Perguruan Tinggi Kedinasan yang cukup popular dan banyak diincar oleh calon mahasiswa adalah PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN) yang berafiliasi dengan Kementerian Keuangan.

Sekolah kedinasan memang dianggap lebih menjanjikan masa depan cerah jika kelak sudah lulus, maka perjuangan masuknya pun cukup panjang. Proses seleksinya meliputi Tes Kemampuan Akademik (TKA), tes kemampuan dasar, tes kemampuan bidang, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan. Bahkan, untuk sekolah semi militer juga diadakan tes kesemaptaan untuk menguji kebugaran fisik.

5. Ujian Mandiri


Selain SNMPTN dan SBMPTN, beberapa PTN juga membuka jalur mandiri untuk menerima mahasiswa baru. Meskipun ada pula beberapa PTN yang meniadakan jalur mandiri dan menambah jumlah kuota mahasiswa di jalur SNMPTN maupun SBMPTN.

Proses seleksi pada jalur mandiri bervariatif. Beberapa PTN mengadakan ujian tulis untuk proses seleksi, seperti seleksi masuk UI dan ujian tulis UGM. Namun, ada pula PTN yang membuka seleksi mandiri tanpa tes lagi dan hanya melihat nilai UTBK calon mahasiswa. 

Meskipun menjadi jalur seleksi terakhir untuk masuk ke PTN, kuota mahasiswa jalur mandiri terbilang cukup besar, maksimum 30% dari total keseluruhan mahasiswa regular jurusan. Perihal biaya dan alur pendaftaran bisa dilihat di masing-masing website PTN terkait.

Demikian 5 jalur masuk PTN yang bisa kalian tempuh. Persiapkan diri semaksimal mungkin untuk mendaftar jalur-jalur tersebut, ya! Semoga informasi ini bisa memberi kalian pencerahan.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like