Meski kamu masih kecil, alangkah baik jika sudah terbiasa
menabung. Kegiatan semacam ini pasti akan membuatmu terlatih untuk mengelola
serta mengatur uang. Ini tentu saja akan memudahkanmu di masa depan.

Namun, Mimin yakin bahwa kamu pasti akan kesulitan melakukan
hal ini. Apalagi ngeliat banyak iklan dan jajanan wari-wiri menggoda ‘iman’. Padahal,
anak sekolah bisa menabung adalah poin plus
dan menjadi kebiasaan baik yang bakal mempengaruhi pola hidupmu di saat
sudah dewasa dan berumah tangga.
Nah, dalam artikel ini, akan dibahas secara lebih mendalam
tentang pengertian menabung dan bagaimana cara kamu bisa menabung.


Pengertian Menabung

Menabung adalah menyisihkan
atau memisahkan sejumlah uang di suatu tempat untuk tujuan tertentu. Bagi kamu
yang masih bocil, mungkin tujuannya
beli mainan, gadget, pakaian bagus,
dan sebagainya. Jarang sih ya yang menabung buat beliin mamahnya panci atau
rantang. Atau buat bekal umroh kakek neneknya?
Kegiatan ini tentu saja tak mungkin bisa dilakukan tanpa
adanya uang. Perlu uang untuk melakukannya. Baik itu hasil pemberian orangtua
atau kerja sambilan di luar waktu sekolah. Setelah kebutuhan dan keperluan
pentingmu terpenuhi dengan uang itu, maka sisanya adalah yang bisa ditabung.

Cara Menabung

Ada beberapa poin yang kamu bisa lakukan agar kamu bisa
menyimpan uang dan konsisten hingga tujuan menabung yang dilakukan itu tercapai
sebagaimana mestinya. Berikut pembahasannya.

1. Harus memiliki tujuan
yang jelas

Dengan adanya tujuan, maka kamu akan lebih semangat dalam
melakukan sesuatu. Termasuk, untuk menyimpan uang ini. Sebaliknya, jika tidak
ada yang namanya tujuan, pasti dorongannya akan lemah dan mudah goyah.
Oleh karena itu, perjelaslah tujuanmu. Apa yang akan
dilakukan jika nanti uangnya terkumpul? Semakin baik dan penting tujuannya,
maka akan semakin semangat berjuang mewujudkannya. Apakah buat beli buku? Mainan?
Gadget? Ngasih surprise buat ayah bunda? Atau apa? Coba dicatat. Kalau gak di
kertas, minimal dalam hati.

2. Wajib memiliki target
waktu

Kalo sudah jelas poin pertama, selanjutnya harus clear juga dengan waktunya. Berapa lama
yang kamu targetkan tujuanmu bakal tercapai? Sebulan? dua bulan? Tiga? Empat? Atau
bahkan setahun?
Gak masalah mau cepat atau lambat, yang pasti harus terukur
sesuai dengan pendapatanmu sebagai seorang siswa.
Jika uang jajanmu sehari 10 ribu, lalu kamu punya tujuan
untuk beli gadget baru seharga
sejuta, ya berarti sehari hitung aja berapa yang bisa disisihkan? Kalau Cuma 5000,
berarti tinggal bagi aja. Sejuta dibagi 5000 berapa? 200 ya? Nah, berarti waktu
yang paling masuk akal adalah waktu menabungnya 200 hari. Itu kira-kira sama
dengan 7 bulan.
Nah, coba ditanamkan juga tuh dalam hati soal waktunya. Nantinya
kamu akan terpacu dengan waktu dan tak sudi jika melewati batas yang sudah
ditargetkan.

3. Simpan Di Tempat Yang
Tak Mudah Diambil

Tahukah kamu, mengapa celengan itu beda sama kaleng biskuit?
Mengapa celengan gak ada tempat untuk membuka tutupnya dengan mudah? Ya itu
karena supaya gak gampang untuk diambil lagi isinya ketika sudah diisi uang. Jadi
hanya akan dibongkar sekali saja, yakni ketika uangnya sudah terkumpul.
Makanya ia menjadi tempat yang cocok buat nyimpen uang
tabungan. Beda pastinya kalo kamu nabung nyimpennya di laci lemari yang mudah
buka tutup. Godaan buat ngambilnya ditengah jalan pasti lebih dahsyat. Akhirnya,
uangnya gak kunjung kekumpul dan kepake lagi terus-terusan.
Alternatif lainnya, bisa juga disimpen di orangtuamu. Tapi ingat,
kasih tau mereka supaya nyimpen baik-baik dan kalo mau dipake bilang dulu. Kadang-kadang,
ada juga orangtua yang gak mendukung niat anaknya dan tanpa bilang mengambil
uang hasil menyisihkan sang anak.

4. Punya Skala Prioritas

Perlu juga bagimu untuk punya yang namanya urutan prioritas.
Maksudnya, mana yang lebih penting, yang penting, yang kurang penting, dan gak
penting. Ini harus supaya kamu bisa mengontrol uang jajan agar gak habis gak
karuan.
Kalau uang jajanmu 15 ribu dan kamu punya keinginan
menyisakan 7 ribu sehari, maka pastikan 8 ribu itu dipake buat hal yang emang
jadi prioritas. Mau gak mau emang harus bersabar untuk nahan diri dari hal-hal
yang sekiranya kurang atau bahkan gak terlalu penting untuk dibeli.
Bersabar aja beberapa bulan, nanti kalo udah kekumpul toh
kamu juga yang ngerasainnya kan? Bener gak?
Nah, itulah cara menabung bagi anak sekolah supaya sukses.***

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like