Meskipun sudah cukup terkenal di Indonesia, masih banyak orang yang kebingungan dengan jurusan Aktuaria. Jurusan ini termasuk dalam rumpun saintek dan banyak mempelajari mengenai matematika. Cocok banget buat kalian yang suka berhitung! Tapi, simak dulu penjelasan soal jurusan Akruaria berikut ini yuk!

Apa Itu Jurusan Aktuaria?

Jurusan aktuaria juga kerap disebut sebagai matematika asuransi karena mempelajari bidang matematika. Ilmu aktuaria berfokus pada pengelolaan risika keuangan di masa depan.

Mahasiswa Aktuaria akan mempelajari mata kuliah kombinasi antara ilmu tentang peluang, matematika, keuangan, statistika dan pemrograman komputer. Pada akhirnya, mahasiswa Aktuaria diharapkan bisa memiliki keahlian praktis di bidang administrasi asuransi dan aktuaria, serta ahli dalam profesi perencanaan keuangan personal.

Nah, kira-kira prospek kerja jurusan Aktuaria apa saja?

1. Aktuaris

Aktuaris adlaah orang yang menyelesaikan persoalan bisnis suatu perusahaan yang berhubungan dengan analisa kejadian di masa mendatang. Dalam prosesnya, akan digunakan ilmu keuangan dan statistik.

Gaji yang bisa didapatkan oleh seorang aktuaris yaitu Rp. 4.000.000,- hingga Rp. 7.000.000,-.

2. Surveyor Resiko Akuntansi

Profesi ini menjadikan lulusan Aktuaria menjadi seorang ahli dalam memberikan opini atas kondisi fisik dan resiko objek tertentu. Tugasnya antara lain adalah melakukan survey pada objek yang akan diasuransikan dengan menilai dan memberikan opini terkait resiko dari objek yang disurvey.

Gaji surveyor resiko akuntansi bisa mencapai Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 6.000.000,-.

3. Analisis Investasi

Profesi ini bertugas melakukan riset dan analisa terkait performa perusahaan dan kondisi pasar saat ini. Analisa ini nantinya akan digunakan dalam pengambilan keputusan terkait investasi, baik keputusan yang akan diambil pengelola dana investasi, pialang saham, maupun pedagang.

Gaji profesi ini bisa mencapai Rp. 4.000.000,- hingga Rp. 8.000.000,-.

4. Konsultan Keuangan

Konsultan keuangan atau financial advisor menggunakan ilmu aktuaria untuk menjad ahli yang memberikan masukan soal keuangan dan finansial pribadi maupun perusahaan. Profesi ini juga menggunakan kemampuan mengukur resiko keuangan untuk menghitung resikp keuangan klien.

Gaji seorang konsultan keuangan berkisar antara Rp. 4.500.000,- hingga Rp. 8.000.000,-.

5. Pemeriksa Klaim Asuransi

Tugas seorang pemeriksa klaim asuransi adalah mengulas klaim-klaim asuransi para klien yang sudah lunas. Selain itu, pemerikas klaim asuransi juga harus memastikan pelunasan dan pembayaran sesuai dengan prosedur perusahaan. Umumnya, beberapa klien kesulitan mengajukan klaim karena tidak paham dengan polis asuransi yang dibeli.

Gaji profesi ini berada pada kisaran Rp. 3.000.000,- hingga Rp. 5.000.000,-.

6. Manajer Investasi

Manajer investasi bertugas mengelola portofolio para nasabah dan portofolio investasi kolektif untuk para nasabah. Diperlukan pengetahuan investasi dan keterangan lulus sertifikat keahlian yang dibutuhkan untuk terjun dalam bidang ini. 

Gaji manajer investasi berada di kisaran Rp. 5.000.000,- hingga Rp. 10.000.000,-

7. Analis Keuangan

Lulusan aktuaria juga bisa berkarir sebagai analisis keuangan. Profesi ini bertuga menilai stabilitas, peluang, dan prospek dari sebuah usaha/proyek dari segi keuangan.

Gajinya berkisar antara Rp. 4.000.000,- hingga Rp. 7.000.000,-

8. Penaksir Akuntansi

Penaksir akuntasi bertugas menentukan nilai sesungguhnya dari suatu barang/jasa untuk kepentingan perusahaan. 

Gaji seorang penaksir akuntasi berkisar pada Rp. 5.000.000,-

9. Pengusaha

Terakhir, lulusan aktuari bisa menjadi sebuah pengusaha. Dengan ilmu mengenai cara menganalisa resiko dan keuangan suatu bisnis, kalian bisa menjadi pengusaha dan menjalankan bisnis sendiri. Gajinya tentu saja tergantung pada omzet yang didapatkan.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like