Mengapa Lingkungan Bisa Memengaruhi Aktivitas Manusia?

Matapendidikan.com,- Lingkungan
adalah salah satu faktor yang penting dalam kehidupan manusia. Hal ini karena
lingkungan bisa memengaruhi aktivitas manusia ketika menjalani kehidupannya
masing-masing. Mengapa bisa demikian?

Sebelum menjawabnya, ada baiknya kamu memahami dulu apa yang
dimaksud dengan lingkungan. 

Apa itu lingkungan?

Lingkungan, secara sederhana adalah segala sesuatu yang ada
disekitar manusia. Artinya, lingkungan itu adalah sesuatu yang konteksnya luas.

Maka kita kemudian mengenal berbagai macam istilah turunan dari kata lingkungan.
Mulai dari lingkungankeluarga, lingkungan kerja, lingkungan hidup, lingkungan
bermain, lingkungan rumah, dan sebagainya.

Berdasarkan definisi ini, maka kita bisa menjawab alasan
mengapa lingkungan bisa memengaruhi aktivitas manusia. Setidaknya, dua beberapa
alasan yang bisa dikemukakan.


Pertama, lingkungan
bisa memengaruhi karena manusia yang dipengaruhi belum memiliki prinsip sendiri yang didasarkan
keyakinan kuat


Hal pertama yang menjadi alasan mengapa lingkungan bisa
memengaruhi aktivitas manusia adalah karena manusia tersebut belum memiliki
prinsip yang pasti dalam menjawab setiap lika liku aktivitas di kehidupannya.

Manusia yang masih balita, anak-anak, atau remaja tanggung
seusia SMP, biasanya masih belum punya prinsip hidup yang kuat. Dengan demikian,
mereka yang seusia ini lebih rentan untuk didoktrin, diberikan informasi, dan
dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya.

Dimasa-masa ini setiap jenis lingkungan akan berebut
pengaruh dalam memengaruhi aktivitas manusia. Lingkungan yang terkuat
pengaruhnya, otomatis akan menang.

Makanya, ditemukan kasus ada anak guru ngaji misalnya, yang
anaknya justru jadi tukang mabuk-mabukan. Bisa jadi sang guru ngaji itu kurang
kuat pengaruhnya. Kurang intensif mendekati anaknya. Sebaliknya, sang anak
lebih banyak ada dilingkungan temannya yang misalnya adalah orang-orang yang
suka mabuk.

Pengaruh lingkungan akan sulit terjadi jika sang anak sudah
memiliki prinsip yang kokoh tentang mana baik dan buruk, mana benar dan salah,
dan sebagainya.

Kedua, karena manusia
cenderung takut untuk berbeda dari kebanyakan


Hal kedua yang menjadi alasan mengapa lingkungan bisa
memengaruhi aktivitas manusia adalah karena manusia cenderung untuk takut
berbeda dari kebanyakan.

Kasus ini dapat terjadi baik kepada orang yang sudah
memegang prinsip-prinsip dalam hidupnya, maupun yang belum memiliki. Mengapa bisa
demikian?

Bagi yang belum memiliki prinsip, ketika ia berada
dilingkungan yang buruk, tentu akan mudah baginya mengikuti kebanyakan orang
yang buruk. Adapun bagi mereka yang sudah memiliki prinsip hidup, ketika berada
dilingkungan yang kebanyakannya berbuat buruk, ia bisa jadi muncul rasa tidak
enak kepada lingkungan sekitarnya.

Terkadang, rasa tidak enak ini menyebab orang yang tadinya
tidak biasa melakukan aktivitas tertentu, mengubah keputusannya. Ia kemudian
memutuskan untuk ikut-ikutan apa yang kebanyakan orang lakukan.

Hal ini karena memang manusia memiliki kecenderungan untuk mengikuti
kebanyakan. Mengambil jalan yang berbeda dari kebanyakan, kadangkala dianggap
sesuatu yang berisiko dan terjal. Hal ini yang seringkali enggan diambil
manusia.

Akhirnya, ketimbang mengambil risiko, orang tersebut memilih
untuk menhargai kebanyakan orang agar diterima oleh lingkungan sekitarnya.

Pentingnya Memilih
Lingkungan Yang Baik


Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dipahami bahwa
sangatlah penting bagi manusia untuk memilih lingkungan yang baik untuk didiami
dalam berbagai bidang kehidupannya. Ketika di rumah, di tempat sekolah, di
tempat kerja, usahakan senantiasa ada dalam lingkungan yang baik.

Ketika berada di dalam lingkungan yang baik, maka potensi
pengaruh buruk yang bisa membuat aktivitas manusia menjadi buruk itu akan
sirna. Akhirnya, manusia akan terjaga dan berada dalam jalur yang benar dalam
kehidupan.**

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like