Ada kabar baik bagi kalian, pemuda-pemudi Indonesia, yang telah menunggu Program Pertukaran Pemuda Antarnegara (PPAN). Di tahun 2021, PPAN kembali ditawarkan untuk kalian. Melaui program tahunan hasil kerjasama Pemerintah Republik Indonesi dengan negara-negara sahabat sejak tahun 1973 ini akan memberikan kalian kesempatan untuk mengikuti pertukaran ke Jepang, Korea, China, Australia, Singapura, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya. Pendanaan program ini ditangani oleh Pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara-negara sahabat serta organisasi-organisasi yang menjadi mitra program ini.

Program yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) ini bertujuan untuk mengembangkan generasi muda Indonesia dalam memperluas pengetahuan dan wawasan. Selain itu, juga untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan global di masa yang akan datang.

Pengelolaan administrasi PPAN di tingkat provinsi ditangan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) masing-masing provinsi. Dispora juga bekerja sama dengan mitra utamanya, yakni Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) sebagai organisasi perhimpunan alumni PPAN.

Tujuan dari PPAN

Program Pertukaran Pemuda Antarnegara ini memiliki tujuan untuk: 1) mempererat persahabatan dan kerja sama Pemuda Indonesia dengan pemuda dari negara tujuan; 2) Menciptakan kader-kader pemimpin bangsa yang memiliki wawasan internasional; 3) Meningkatkan rasa saling mengerti di antara masyarakat, terutama generasi muda dengan negara tujuan; 4) Memberi kesempatan pada generasi muda untuk mengenal kesenian, adat, dan budaya negera tujuan, melakukan tukar pengalaman, serta melakukan kegiatan bersama yang bisa menimbulkan rasa saling pengertian, hormat, dan toleransi di kalangan generasi muda; 5) Mampu menciptakan jaringan informasi, komunikasi, dan bisnis oleh generasi muda.

Pembiayaan PPAN

Calon peserta PPAN tidak akan dipungut biaya sepersen pun selama proses seleksi. Akan tetapi, uang transportasi ketika seleksi provinsi harus ditanggung secara pribadi apabila kalian lolos seleksi administratif. Selain itu, biaya pembuatan passport juga tidak ditanggung oleh Kemenpora. Meski pun demikian, biasanya pihak daerah akan membantu dalam biaya pembuatan passport.

Biaya-biaya yang ditanggung oleh pemerintah provinsi antara lain: 1) Biaya perjalanan dari tempat tinggaal ke ibu kota provinsi (PP); 2) Akomodasi selama mengikuti program yang dilaksanakan oleh masing-masing pemerintah provinsi (biasanya uang saku).

Biaya-biaya yang akan ditanggung oleh pihak KEMENPORA: 1) Biaya visa, airport tax, dan tiket negara yang dituju (PP); 2) Biaya transportasi dari ibukota provinsi menuju Jakarta (PP); 3) Akomodasi dan perlengkapan selama program berlangsung.

Jenis-jenis PPAN:

1. ASVI (ASEAN Students Visit India)

Program yang dilakukan oleh negara ASEAN dan Indian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar ASEAN tentang sistem ekonomi di India serta menguatkan hubungan diplomatis antarnegara.

Biasanya, ASVI dilaksanakan di bulan September dengan durasi 14-16 hari di Indonesia dan India. Selama program, peserta akan berkunjunh ke berbagai pusat bisini, institusi finansial, pendidikan, dan rumah produksi di beberapa kota di India. Selain itu, peserta juga akan diajak berkunjung ke tempat historis, seperti Taj Mahal.

2. AIYEP (Australia – Indonesia Youth Exchange Program)

AIYEP merupakan program pertukaran pelajar Indonesia dengan Australia. Peserta program akan tinggal bersama keluarga angkat selama 2 bulan di Australia dan dilanjutkan dengan 2 bulan di Indonesia. Peserta juga akan menjalani penempatan kerja (work placement) sesuai permintaan serta masing-masing background pendidikan. Tak hanya itu, peserta juga wajib mengadakan penampilan seni budaya (cultural performance) di sekolah-sekolah setiap minggu.

3. IChYEP (Indonesia – China Youth Exchange Program)

IChYep merupakan implementasi atas kerjasama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok. Program ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia ke Tiongkok serta menargetkan delegasi Indonesia untuk mengambil ilmu-ilmu wirausaha dari negara China. Ada banyak sesi dalam program pertukaran ini, yakni: Institutional Visits, Courtesy Calls, Acadmeic and Political Discussion, Cultural Performance, Creative Industry Study Tour dan Historical Visits.

4. IKYEP (Indonesia – Korea Youth Exchange Program)

IKYEP, atau disebut juga dengan PPIKor, merupakan hasil kerjasama KEMENPORA dengan Kementerian Gender dan Keluarga Republik Korea. Terdapat dua fase dalam program ini dengan durasi masing-masing 10 hari. Fase pertama adalah fase Korea dan fase kedua adalah fase Indonesia. Kegiatan utama dalam program ini adalah: Courtesy Call, Homestay, Kunjungan Kebudayaan/Industri, Cross-Cultural Awareness, Workshop, dll.

5. SSEAYP (Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program)

Program yang bertujuan untuk memperkuat jaringan dan pemahaman antarbudaya yang saling menguntungan antara pemuda ASEAN dan Jepang ini memiliki 2 jenis kegiatan. Pertama, kegiatan di atas kapal (onboard activities) yang terdiri dari kegiatan 1) discussion group; 2) club activities; 3) solidarity group; 4) voluntary activities; 5) national presentation; 6) flag hoisting. Kedua, kegiatan di darat (country program) yang terdiri atas kegiatan: 1) welcoming ceremony; 2) courtesy call and receptions; 3) institutional visits; 4) interaction with local youth; 5) welcoming dinner; 6) country performance; 7) homestays; 8) farewell ceremony.

6. IMYEP (Indonesia – Malaysia Youth Exchange Program)

Tak hanya fokus pada kebudayaan, IMYEP juga fokus pada bidang entrepreneurship, pendidikan kemudaan dan kepemimpinan. IMYEP sendiri merupakan salah satu bentuk komitmen riil antara kedua pemerintah, Indonesia dan Malaysia, dalam mengembangkan berbagai sisi potensi pemudanya.

Kegiatan utama program ini adalah kunjungan ke beberapa institusi pemerintahan dan pusat-pusat pendidikan.

7. SIYLEP (Singapore – Indonesia Youth Leadership Exhange Program)

Program dengan durasi 2 minggu ini merupakan hasil kerjasama anatara KEMENPORA dan Menteri Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Singapura. Program ini diikuti oleh 40 peserta; 20 peserta berasal dari Indonesia dan 20 peserta lain berasal dari Singapura. Terdapat dua fase dalam program ini, yakni fase Singapura dan fase Indonesia. Peserta memiliki kesempatan untuk mengunjungi kantor-kantor start-up di kedua negara, tinggal bersama keluarga angkat/host family, dan melakukan proyek sosial/community development selama program berlangsung.

Syarat, Cara Mendaftar, dan Jadwal Pendaftaran PPAN

Informasi mengenai persyaratam cara mendaftar, serta jadwal pendaftaran bisa dilihat di Instagram resmi PCMI masing-masing provinsi:

1. Provinsi Kalimantan Timur: Instagram @pcmikaltim

2. Provinsi Sulawesi Barat: Instagram @pcmisulbar

3. Provinsi Sulawesi Tengah: Instagram @pcmisulteng

4. Provinsi Sulawesi Selatan: Instagram @pcmisulsel

5. Provinsi Gorontalo: Instagram @pcmigorontalo_

6. Provinsi Maluku: Instagram @pcmimaluku

7. Provinsi Papua Barat: Instagram @pcmi.papuabarat

8. Provinsi Papua: Instagram @papuapcmi

9. Provinsi Riau: Instagram @pcmiriau

10. Provinsi Lampung: Instagram @pcmilampung

11. Provinsi DKI Jakarta: Instagram @pcmijakarta

12. Provinsi Jawa Barat: Instagram @pcmijabar

13. Provinsi Bali: Instagram @pcmibali

14. Provinsi Jambi: Instagram @pcmi_jambi

15. Provinsi Sumatera Selatan: Instagram @pcmi_sumsel

16. Provinsi Bangka Belitung: Instagram @pcmibabel

17. Provinsi Bengkulu: Instagram @pcmibengkulu

18. Provinsi Banten: Instagram @pcmibanten

19. Provinsi Aceh: Instagram @pcmiaceh

20. Provinsi Sumatera Utara: Instagram @pcmi_sumut

21. Provinsi Sumatera Barat: Instagram @pcmisumbar

22. Provinsi Kepulauan Riau: Instagram @pcmikepri

23. Provinsi Jawa Tengah: Instagram @pcmijateng

24. Provinsi D.I. Yogyakarta: Instagram @pcmijogja

25. Provinsi Jawa Timur: Instagram @pcmijatim

26. Provinsi Kalimantan Selatan: Instagram @pcmikalsel

27. Provinsi Kalimantan Utara: Instagram @pcmikaltara

28. Provinsi Sulawesi Utara: Instagram @pcmisulut

29. Provinsi Nusa Tenggara Barat: Instagram @pcmi_ntbarat

30. Provinsi Nusa Tenggara Timur: Instagram @pcmi_ntt

31. Provinsi Kalimantan Barat: Instagram @pcmikalbar

32. Provinsi Kalimantan Tengah: Instagram @pcmikalteng

33. rovinsi Sulawesi Tenggara: Instagram @pcmisultra

34. Provinsi Maluku Utara: Instagram @pcmimalut

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like