Ringkasan Sosiologi : Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Hai! Sahabat matapendidikan.com,  kali ini kami akan sajikan materi Sosiologi kelas 10 bab 3. Seperti baisa, untuk memudahkan sahabat semua dalam memahami materi bab satu kami bagi menjadi beberapa, bagian sebagai berikut.

Part 1.  Memahami Tentang Interaksi Sosial
Part 2. Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial
Part 3. Berkembangnya Keteraturan Sosial
Part 4. Terjadinya Konflik Dan Kerja Sama Dalam Proses Interaksi Sosial

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL

Perubahan atau perkembangan dalam interaksi sosial merupakan proses
sosial dasar dalam masyarakat.

Bentuk Interaksi Sosial

  1. Kerja Sama/Kooperasi
    Kerja sama dirumuskan sebagai bekerja bersama, menuju tujuan bersama. Apabila dua orang atau lebih atau grup bekerja atau bertindak bersama dalam mengejar tujuan bersama maka telah terbentuk kooperasi.
  2. Persaingan (Kompetisi)
    Persaingan merupakan suatu proses sosial di mana orang seorang atau kelompok-kelompok manusia bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa menjadi pusat perhatian dari publik dengan cara mempertajam prasangka yang telah ada tanpa mempergunakan ancaman atau kekerasan
  3. Konflik/Pertikaian/Pertentangan
    Pertikaian ialah suatu proses sosial di mana orang seorang atau kelompok manusia, berusaha memenuhi tujuan dengan jalan memandang pihak lawan dengan ancaman atau kekerasan.
  4. Akomodasi
    Akomodasi merupakan suatu proses mengembangkan persetujuan kerja sementara di antara individu atau grup-grup yang sedang berada dalam keadaan konflik.
    Beberapa bentuk akomodasi antara lain sebagai berikut.

    • Kompromi
      Di dalam kompromi, setiap pihak setuju untuk membuat konsesi yang memungkinkan mereka mencapai persetujuan. Hal ini dapat berlanjut sampai semua pihak puas.
    • Arbitrasi
      Perselisihan dan konflik antara dua pihak yang sulit diatasi dengan kompromi, sering diatasi dengan arbitrasi. Di sini pihak ketiga, baik yang dipilih dan ditentukan oleh kedua belah pihak, maupun badan yang lebih tinggi dari kedua belah pihak itu diminta bantuannya.
    • Coercion
      Coercion, yaitu suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan oleh suatu paksaan, di mana salah satu pihak berada dalam keadaan lemah sekali dibandingkan dengan pihak lawan.
    • Conciliation
      Conciliation, yaitu suatu usaha untuk memperhatikan keinginan-keinginan pihak-pihak yang berselisih untuk mencapai suatu persetujuan.
  5. Asimilasi
    Asimilasi sebagai suatu proses difusi budaya melalui individu-individu dan grup-grup secara budaya menjadi sama. Proses ini terjadi bila dua kebudayaan yang berbeda bertemu dan kebudayaan yang dominan berasimilasi dengan kebudayaan yang lain.

Konsensus dan Kontravensi

Selanjutnya ada dua lagi proses interaksi sosial yang hampir sama, yaitu konsensus dan kontravensi.

  1. Konsensus sangat berdekatan dengan kooperasi (kerja sama), tetapi  keduanya tetap berbedaa
    Konsensus adalah suatu area dari persetujuan di mana istilah kooperasi diletakkan. Konsensus dapat dipandang sebagai suatu permainan yang sama, kedua belah pihak berusaha mendapat keuntungan maksimal, tetapi dipersiapkan untuk memberikan keuntungan-keuntungan kepada yang lain dalam batas-batas yang masuk akal, supaya menghasilkan kepuasan yang relatif. Contoh; aliansi di antara negara-negara
  2. Kontravensi, dapat digambarkan sebagai suatu proses sosial yang bentuknya di antara persaingan dan konflik.
    Menurut Drs. Achmadi, ada tiga tipe umum dari kontravensi, yaitu kontravensi yang menyangkut suatu generasi masyarakat, kontravensi yang menyangkut seks, dan kontravensi parlemente.
    1. Kontravensi yang menyangkut generasi yang terdapat dalam masyarakat, di mana perubahan-perubahan terjadi dengan cepat. Contoh; pola hubungan antara orang tua dengan anak-anaknya.
    2. Kontravensi yang menyangkut bidang seks, pada umumnya menyangkut hubungan suami-istri dalam keluarga dan peranannya dalam masyarakat.
    3. Kontravensi parlementer, menyangkut hubungan antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas dalam masyarakat, baik menyangkut dalam lembaga-lembaga legislatif, keagamaan, lembaga-lembaga pendidikan, dan lain-lain

Posting Komentar

label: 'random', num: 6, showComment: true, showLabel: true, showSnippet: true, showTime: true, showText: 'Show All'