Ringkasan Sosiologi : Pemikiran Sosiologi Sebelum Agust Comte

Pada abad ke-19, seorang ahli filsafat dari Prancis bernama Auguste Comte , telah menulis beberapa buku yang berisikan pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Dia berpandangan bahwa ilmu pengetahuan mempunyai ur ut-urutan tertentu berdasarkan logika, dan bahwa setiap penelitian dilakukan melalui tahapan-tahapan tertentu untuk kemudian mencapai tahap terakhir, yaitu tahap ilmiah

ada saat itu dia menamakan ilmu sosial yang menggunakan pendekatan di atas disebut sebagai “S osiologi” (pada 1839). Kata sosiologi berasal dari bahasa Latin socius yang berarti ‘kawan’ dan dari kata Yunani logos yang berarti ‘kata’ atau ‘berbicara’. Dalam hal ini, sosiologi da pat diartikan sebagai ‘berbicara tentang masyarakat’.

Sebelum sosiologi muncul sejak digagas oleh Comte, ilmu-ilmuwan sosial dan pemikir-pemikir masyarakat yang muncul sejak zaman pencerahan antara lain: Thomas More dengan “Utopia”-nya; Campanella yang menulis kar ya City of the S un. Keduanya sangat terpengaruh dengan gagasan-gagasan ideal tentang masyarakat atau bisa dikatakan sangat platonis

Ilmuwan sosial yang berbeda dengan keduanya kar ena sangat realis dalam memandang manusia dan masyarakat adalah Nichollo Machiavelli. Dua bukunya yang terkenal, Discorsi sopra la prima deca diTito Livio (Discourse on the First Decade of Titus Livius) atau “Diskursus tentang Livio” dan Il Principe (Sang Pangeran), awalnya ditulis sebagai harapan untuk memperbaiki kondisi pemerintahan di Italia Utara.

lmuwan sosial lainnya adalah Thomas Hobbes (1588—1679) yang ter kenal dengan kar yanya The Leviathan (1651). Hobbes hidup di era kebangkitan pemikiran rasional Eropa. . Kata H obbes dalamLeviathan,
“Jadi pertama-tama, penulis mengemukakan suatu kecenderungan umum dari selur uh umat manusia, suatu hasrat akan kekuasaan abadi dan tak berkesudahan demi kekuasaan, yang berhenti hanya dalam kematian”

Kemudian, pada abad ke-18 mulai muncul ajaran kontrak sosialseperti yang diajarkan oleh John Locke(1632—
1704) dan J.J. Rousseau (1712—1778). Locke adalah pelopor banyak gagasan liberal yang pada masa selanjutnya, terutama di abad 18, berkembang pesat. Dialah pemikir pertama yang menggagas prinsip pembagian kekuasaan (separation of power)

Pada awal abad ke-19 pemikiran sosial dimeriahkan oleh ajaran- ajaran dari S aint Simon (1760—1825). D ia menyatakan bahwa hendaknya manusia dipelajari dalam kehidupan ber kelompok. Dalam bukunya yang berjudul Memoirs Sur la Science de l’Home. D ia memikirkan sejarah sebagai suatu fisika sosial. Fifiologi sangat memengaruhi ajarannya tentang masyarakat.

 

 

Posting Komentar

label: 'random', num: 6, showComment: true, showLabel: true, showSnippet: true, showTime: true, showText: 'Show All'