Is a blog that discusses website design and also shares some interesting tutorials for everyone. Make free templates and premium templates for all.
Mata Pendidikan

Ringkasan Sosiologi : Kebudayaan Dan Pengaruhnya Terhadap Kepribadian

Hai! Sahabat matapendidikan.com,  kali ini kami akan sajikan materi Sosiologi kelas 10 bab 3. Seperti baisa, untuk memudahkan sahabat semua dalam memahami materi bab satu kami bagi menjadi beberapa, bagian sebagai berikut.

Ringkasan Sosiologi : Kebudayaan Dan Pengaruhnya Terhadap Kepribadian

Part 1. Sosialisasi Dan Pembentukan Kepribadian
Part 2. Jenis-Jenis Media Sosial Dan Peranan Masing-Masing
Part 3. Kebudayaan Dan Pengaruhnya Terhadap Kepribadian

KEBUDAYAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPRIBADIAN

Masing-masing individu dalam masyarakat dapat memainkan bermacam- macam peranan sosial, peranan sebagai orang tua, warga negara, anggota kelompok agama, pekerja anggota partai politik, dan sebagainya. Peranan sosial tersebut akan berkembang sesuai dengan keadaan dan perkembangan individu dalam masyarakat.

Koentjaraningrat menyebutkan bahwa kata kebudayaan berasal dari kata Sanskerta buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi atau akal. Jadi, dapat dikatakan kebudayaan bisa diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akal.

Definisi Kebudayaan

Berikut ini definisi kebudayaan menurut para ahli.

  1. E.B. Taylor
    Suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hukum, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
  2. Kluckhohn dan Kelly
    Semua rancangan hidup yang tercipta secara historis, baik yang eksplisit maupun implisit, rasional, irasional, yang ada pada suatu waktu sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia
  3. Koentjaraningrat
    Keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Wujud Kebudayaan dan Unsur Kebudayaan

J.J. Hoenigman membedakan ada tiga wujud kebudayaan sebagai berikut.

  1. Gagasan
    Wujud ideal kebudayaan yang berupa kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba, dan tidak dapat disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak di alam pikiran warga masyarakat tersebut. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-
    buku hasil karya para penulis.
  2. Aktivitas
    Wujud kebudayaan sebagai suatu aktivitas serta tindakan berpola dari manusia di masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri atas aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya.
  3. Artefak
    Wujud kebudayaan fisik yang paling konkret berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya manusia di masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.

Komponen Kebudayaan

  1. Kebudayaan Material
    Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata dan konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi, seperti mangkuk tanah liat, perhiasan, senjata, dan lain-lain.
  2. Kebudayaan Nonmaterial
    Kebudayaan nonmaterial, yaitu ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi. Inilah denyut nadi kehidupan sosial.

Kebudayaan dan Pengaruhnya Terhadap Kepribadian (Watak Individu)

Kebudayaan merupakan karakter suatu masyarakat dan bukan karakter individual. Semua yang dipelajari dalam kehidupan sosial dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya merupakan kebudayaan.

Kebudayaan tidak bisa lepas dari kepribadian individu melalui suatu proses belajar yang panjang. Dalam proses belajar yang disebut sosialisasi itu, kepribadian individu pasti juga mempunyai pengaruh terhadap perkembangan kebudayaan itu secara keseluruhan. Gagasan-gagasan, tingkah laku, atau tindakan manusia itu ditata, dikendalikan, dan dimantapkan pola-polanya oleh berbagai sistem nilai dan norma di masyarakatnya.

 

 

Posting Komentar